Rekam24.com, Bogor – Tumpukan limbah sampah di Kampung Bojong Kulur RT 002/009, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, terbakar pada Kamis (16/7/2026) dini hari.
Kebakaran yang diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah itu membuat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor harus berjibaku selama berjam-jam hingga penanganan dilanjutkan oleh regu berikutnya.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melihat kobaran api semakin membesar di lokasi pembuangan limbah. Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat, yang selanjutnya meneruskan laporan ke Damkar Sektor Gunung Putri.
Baca Juga : Sambut Angkatan ‘Sandyakala Amerta’, Ecologist FISEMA IPB Hadirkan Konsep Baru
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan laporan diterima petugas pada pukul 03.16 WIB. Tiga menit kemudian, dua unit armada Damkar dari Sektor Gunung Putri langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba pada pukul 03.26 WIB.
“Laporan kami terima pukul 03.16 WIB dan petugas langsung bergerak ke lokasi. Setibanya di lokasi, anggota segera melakukan lokalisir area dan pemadaman intensif agar api tidak merambat lebih luas,” ujar Yudi Santosa.
Menurutnya, dugaan sementara kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang kemudian menyulut api hingga membakar tumpukan limbah di lokasi pembuangan sampah.
Baca Juga : Rumah Panggung Bambu di Kemang Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
“Dugaan penyebab kebakaran berasal dari pembakaran sampah. Kami kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan karena risikonya sangat besar, terutama saat musim kemarau,” katanya.
Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 07.30 WIB dengan melibatkan personel Damkar Sektor Gunung Putri, RT setempat, serta Relawan Suku Brantas. Selama penanganan, petugas menggunakan alat pelindung diri (APD) dan melakukan pemadaman secara bertahap untuk mengendalikan kobaran api.
Meski upaya pemadaman telah dilakukan selama hampir empat jam, api belum sepenuhnya padam. Sejumlah titik api masih terlihat menyala sehingga penanganan dilanjutkan oleh petugas jaga yang berganti regu untuk memastikan api benar-benar dapat dikendalikan.
“Saat penanganan selesai masih terdapat titik api yang menyala, sehingga proses pemadaman dilanjutkan oleh petugas jaga berikutnya hingga kondisi benar-benar aman,” tutup Yudi Santosa.
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Damkar Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila melihat potensi kebakaran dan menghindari aktivitas pembakaran sampah yang dapat memicu kebakaran lebih besar








