Rekam24.com, Jakarta – Gerhana Matahari Total (GMT) akan menjadi salah satu fenomena astronomi yang paling dinanti pada 12 Agustus 2026. Pada peristiwa ini, Bulan akan berada di antara Bumi dan Matahari sehingga piringan Matahari tertutup sepenuhnya bagi pengamat yang berada di jalur totalitas.
Sayangnya, fenomena gerhana Matahari total tersebut tidak dapat disaksikan dari Indonesia. Jalur totalitas pada 12 Agustus 2026 membentang dari wilayah utara Rusia, Greenland, Islandia, hingga Spanyol dan sebagian kecil Portugal.
Lantas, negara mana saja yang berada di jalur totalitas dan bisa menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya?
Baca Juga :Â Catat Tanggalnya! Gerhana Matahari Total Bakal Sapa Bumi 12 Agustus 2026
Negara yang Bisa Menyaksikan Gerhana Matahari Total
Berdasarkan informasi NASA, jalur totalitas Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 melintasi lima wilayah utama, yakni Rusia, Greenland, Islandia, Spanyol, serta sebagian kecil Portugal.
1. Rusia
Jalur totalitas dimulai dari wilayah paling utara Rusia. Di kawasan ini, gerhana total berlangsung di wilayah yang relatif terpencil di bagian utara negara tersebut.
2. Greenland
Greenland menjadi salah satu lokasi yang berada di jalur totalitas. Di sejumlah wilayahnya, pengamat dapat menyaksikan Bulan menutupi seluruh piringan Matahari selama fase total.
3. Islandia
Bagian barat Islandia juga berada di jalur totalitas. ReykjavÃk termasuk salah satu kota yang dapat mengalami gerhana Matahari total. NASA memperkirakan fase totalitas di ReykjavÃk berlangsung sekitar satu menit, mulai sekitar pukul 17.48 waktu setempat.
Baca Juga :Â Hadiri Kirab Merah Putih FMP ke-11, Adityawarman Adil: Perkuat Cinta Tanah Air
4. Spanyol
Spanyol menjadi salah satu lokasi paling menarik untuk menyaksikan fenomena ini karena jalur totalitas melewati sejumlah wilayah di negara tersebut.
Di León, misalnya, fase totalitas diperkirakan berlangsung sekitar dua menit pada malam hari. Beberapa kota lain seperti Valencia dan Zaragoza juga berada dalam wilayah yang dapat mengalami totalitas.
5. Portugal
Sebagian kecil wilayah Portugal bagian timur laut juga masuk jalur totalitas. Wilayah yang berada tepat di lintasan bayangan Bulan dapat menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya.
Amerika Serikat dan Kanada Hanya Mengalami Gerhana Sebagian
Amerika Serikat dan Kanada tidak termasuk jalur totalitas Gerhana Matahari 12 Agustus 2026.
Sejumlah wilayah di Amerika Utara memang dapat menyaksikan gerhana Matahari sebagian. NASA menyebut bagian utara Amerika Serikat, termasuk Alaska, serta sebagian besar Kanada akan mengalami gerhana sebagian dengan tingkat penutupan Matahari yang berbeda-beda.
Karena itu, berada di Amerika Serikat atau Kanada tidak berarti seseorang dapat menyaksikan Matahari tertutup 100 persen.
Mengapa Tidak Semua Kota Bisa Melihat Gerhana Total?
Berada di sebuah negara yang dilintasi jalur gerhana tidak otomatis berarti seluruh wilayah negara tersebut mengalami gerhana total.
Hal ini disebabkan oleh ukuran bayangan inti Bulan atau umbra yang relatif sempit. Hanya wilayah yang dilewati bayangan tersebut yang dapat menyaksikan Matahari tertutup sepenuhnya.
Sementara itu, wilayah di luar jalur totalitas hanya akan mengalami gerhana sebagian dengan tingkat penutupan Matahari yang berbeda-beda.
Sebagai contoh, NASA mencatat Madrid di Spanyol mengalami penutupan Matahari sekitar 99 persen, tetapi kota-kota yang berada tepat di jalur totalitas dapat mengalami penutupan 100 persen selama beberapa menit.
Apakah Gerhana Matahari 12 Agustus 2026 Bisa Dilihat dari Indonesia?
Tidak. Indonesia tidak termasuk wilayah yang dapat menyaksikan Gerhana Matahari 12 Agustus 2026, baik dalam fase total maupun sebagian.
Bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengikuti fenomena tersebut, alternatifnya adalah menyaksikan siaran langsung dari lembaga astronomi atau platform yang menyediakan live streaming gerhana.
Jangan Melihat Matahari Secara Langsung
Masyarakat yang berada di wilayah gerhana harus memperhatikan keselamatan mata. Pada fase gerhana sebagian, Matahari tidak boleh dilihat langsung tanpa perlindungan mata yang dirancang khusus untuk pengamatan Matahari.
NASA mengingatkan bahwa pengamatan langsung terhadap Matahari tanpa perlindungan yang sesuai dapat menyebabkan cedera serius pada mata.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 menjadi fenomena astronomi menarik karena jalur totalitasnya melewati sejumlah wilayah di belahan Bumi utara, terutama Rusia, Greenland, Islandia, Spanyol, dan sebagian kecil Portugal.








