Cegah Tawuran Pelajar, Pemkab Bogor Dorong Gerakan Orang Tua Memanggil Mulai Pukul 21.00 WIB

Bupati Bogor Rudy Susmanto, Foto/Isitimewa

Rekam24.com, Bogor  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendorong Gerakan Orang Tua Memanggil sebagai salah satu upaya mencegah tawuran pelajar dan berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Gerakan tersebut akan mendorong orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja, terutama ketika memasuki pukul 21.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, Pemkab Bogor bersama kepolisian akan mendorong pencanangan Gerakan Orang Tua Memanggil. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian keluarga terhadap aktivitas anak, khususnya pada malam hari.

“Kalau memang sudah jam 9 malam ke atas, untuk meminimalisir terjadinya tindakan-tindakan kerawanan kejahatan, baik tawuran pelajar, lalu hal-hal yang negatif lainnya,” ujar Rudy.

Baca Juga : Kepala Bappisus Minta Seluruh Lapas Dibersihkan, Investigasi Temuan Ombudsman Ditargetkan Sepekan

Rudy menegaskan, upaya menjaga generasi muda bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan dan pembinaan kepada anak.

“Peran untuk kita menjaga anak-anak muda kita bukan hanya peranan di sekolah. Tapi peranan penting yang pertama ada di orang tua, di keluarga, lalu guru, lalu pemerintah,” katanya.

Menurut Rudy, pengawasan dari orang tua perlu diperkuat untuk mencegah anak terlibat dalam berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun tindakan negatif lainnya.

Rudy mengatakan, Pemkab Bogor juga memiliki tanggung jawab dalam menciptakan kebijakan yang dapat memberikan perlindungan bagi anak-anak dan remaja.

Ia menyebut upaya menjaga generasi muda merupakan bagian dari investasi terhadap sumber daya manusia di Kabupaten Bogor.

Baca Juga : Ombudsman Temukan Kluster Mewah Diduga Dihuni Napi di Lapas Cibinong, Ada Dugaan Pungli

“Pemerintah berarti kan termasuk kami juga sebagai penyelenggara pemerintah membuat sebuah kebijakan-kebijakan tertentu dan kita ingin melindungi anak-anak muda kita, kita ingin berinvestasi yang baik terhadap sumber daya manusia kita,” ucapnya.

Rudy menambahkan, gagasan Gerakan Orang Tua Memanggil akan dideklarasikan bersama sebagai bentuk sinergi untuk menjaga anak-anak dan mencegah berbagai potensi kenakalan maupun tindak kejahatan yang melibatkan pelajar.

Pemkab Bogor juga akan menindaklanjuti berbagai masukan dan informasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat yang diperoleh dalam pertemuan bersama jajaran kepolisian.

Rudy berharap kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dapat semakin kuat.

Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak dan generasi muda di Kabupaten Bogor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *