Rekam24.com, Bogor – Pertandingan sengit bertajuk Derbi Nusantara antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berakhir tanpa pemenang. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) malam WIB, skuad Garuda menunjukkan ketangguhan luar biasa setelah dipaksa bermain dengan 10 orang sejak pertengahan babak pertama hingga laga usai.
Kedua tim bertetangga ini harus puas berbagi angka setelah papan skor bertahan 0-0 hingga peluit panjang berbunyi.
Atmosfer panas langsung terasa begitu laga dimulai. Indonesia sebenarnya sempat menghentak publik SUGBK saat laga baru berjalan lima menit. Berawal dari situasi kemelut di depan gawang Malaysia, bola berhasil bersarang ke jala lawan. Sayangnya, selebrasi pendukung Garuda harus terhenti lantaran wasit menganulir gol tersebut akibat adanya pelanggaran terlebih dahulu.
Baca Juga : Timnas Indonesia Incar Lawan Kontestan Piala Dunia di FIFA Matchday November 2026
Malaysia merespons pada menit ke-13 lewat aksi individu Arif Aiman. Beruntung, kiper Indonesia, Maarten Paes, tampil sigap mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Petaka bagi Skuad Garuda datang pada menit ke-37. Thom Haye melakukan pelanggaran keras terhadap Arif Aiman. Setelah melakukan peninjauan lewat layar Video Assistant Referee (VAR), wasit tanpa ragu mencabut kartu merah langsung untuk gelandang Timnas Indonesia tersebut.
Meski kalah jumlah pemain, Indonesia hampir saja membuka keunggulan sebelum jeda. Umpan lambung ciamik dari Dean James berhasil ditanduk oleh Elkan Baggott, namun bola masih membentur tiang gawang. Skor kacamata menutup babak pertama.
Baca Juga : 27 Ribu Tiket Ludes, 1.105 Personel Amankan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam di Pakansari
Memasuki babak kedua, Malaysia memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan menggempur pertahanan tuan rumah secara bertubi-tubi. Harimau Malaya memperoleh sejumlah peluang emas, salah satunya melalui sundulan berbahaya Paulo Josue yang melayang tipis di atas mistar Paes, serta sepakan Fergus Tierney di menit ke-74.
Anak asuh pelatih Indonesia memilih tampil disiplin dengan memperdalam barisan pertahanan. Strategi bertahan total (park the bus) yang diterapkan terbukti ampuh meredam kreativitas serangan tim tamu.
Momen krusial terjadi pada masa injury time (90+4′). Paulo Josue melepaskan tembakan jarak dekat yang sudah melewati jangkauan kiper. Namun, Justin Hubner tampil sebagai pahlawan dengan melakukan clearance tepat di garis gawang untuk menggagalkan peluang emas tersebut.
Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol yang tercipta dari kedua tim. Tambahan satu poin ini membuat posisi klasemen sementara Grup A tidak mengalami perubahan signifikan:
Malaysia – 4 Poin (Unggul Selisih Gol)
Indonesia – 4 Poin
Singapura
Bangladesh
Pada pertandingan penentu di matchday terakhir fase grup, Indonesia dijadwalkan bersua Bangladesh, sedangkan Malaysia bakal berhadapan dengan Singapura untuk memperebutkan tiket ke babak semifinal.

![Fenomena api biru (blue fire) terpantau di sekitar Kawah Manuk, Gunung Papandayan, Jawa Barat, pada Kamis, 24 September 2026 malam. [Instagram @bbksda_jabar] Fenomena api biru (blue fire) terpantau di sekitar Kawah Manuk, Gunung Papandayan, Jawa Barat, pada Kamis, 24 September 2026 malam. [Instagram @bbksda_jabar]](https://rekam24.com/wp-content/uploads/2026/09/api-biru-papandayan-250920265-200x112.webp)




