Kebakaran Hebat di Megamendung Bogor Hanguskan SDN Pasir Angin 1 dan Rumah Warga

Kondisi kebakarajn di Megamendumg Bogor, Foto/Isitimewa
Kondisi kebakarajn di Megamendumg Bogor, Foto/Isitimewa

Rekam24.com, Bogor – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat di Jalan Pasir Angin, Desa Cipayung Datar, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (3/10/2026) dini hari. Amukan si jago merah tersebut menghanguskan fasilitas fisik SDN Pasir Angin 1 dan menjalar hingga merusak hunian milik warga sekitar.

Insiden naas ini terdeteksi mulai terjadi sekitar pukul 00.27 WIB. Titik api yang diduga bermula dari area sekolah dengan cepat membesar akibat hembusan angin kencang serta jarak antar-bangunan yang cukup rapat.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan tantangan berat yang dihadapi timnya saat tiba di lapangan.

Baca Juga : AJM Bawa Teknologi Anti Rayap Termipore Ke Indonesia, Ini Keunggulannya

“Kawasan pemukiman yang terbilang rapat serta tiupan angin yang lumayan kencang menjadi pemicu api meluas dengan cepat hingga merembet ke beberapa rumah warga di sekitarnya,” ujar Yudi dalam keterangannya.

Setelah mendapatkan kabar dari warga pada pukul 00.41 WIB, personel Damkar Sektor Ciawi bergerak cepat mengirimkan Regu 2 bersama dua unit armada pemadam. Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 00.49 WIB dan segera mengambil langkah penanganan darurat.

Proses penjinakan api dilakukan secara sistematis melalui dua titik serangan pemadaman utama, diselingi dengan tindakan pembatasan area (lokalisir).

Baca Juga : Rumah Ambruk Saat Hujan Deras di Tajurhalang, Tiga Orang Jadi Korban

“Petugas berfokus mengisolasi titik api dan melancarkan penyemprotan intensif demi memutus rantai perambatan agar kobaran tidak makin melebar,” tambah Yudi.

Perjuangan ekstra petugas di lapangan memakan waktu lebih dari tiga jam hingga akhirnya si jago merah benar-benar padam total sekitar pukul 03.57 WIB.

Hingga penanganan selesai, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka. Namun, besaran pasti kerugian material atas rusaknya fasilitas sekolah serta rumah warga masih dalam tahap kalkulasi oleh pihak berwenang. Sementara itu, sumber pemicu awal timbulnya api masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan dari instansi terkait.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *