Kemenekraf Dorong Startup Teknologi Indonesia Tembus Pasar Asia Tenggara, McEasy Perkuat AI

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong perusahaan teknologi Indonesia terus melahirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan industri dan menciptakan nilai tambah hingga menembus pasar global, Foto/Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong perusahaan teknologi Indonesia terus melahirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan industri dan menciptakan nilai tambah hingga menembus pasar global, Foto/Kepala Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Rekam24.com, Jakarta – Pemerintah terus mendorong startup teknologi Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar ke tingkat regional. Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menilai talenta digital dan kebutuhan industri dalam negeri menjadi modal penting bagi pengembangan inovasi yang mampu bersaing di pasar internasional.

Sektor logistik dan transportasi menjadi salah satu bidang yang dinilai memiliki peluang besar untuk pengembangan teknologi digital. Salah satu perusahaan yang mendapat perhatian adalah McEasy, perusahaan teknologi asal Indonesia yang mengembangkan solusi digital untuk mobilitas dan operasional armada.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai Indonesia memiliki sejumlah modal untuk mengembangkan industri teknologi, mulai dari ketersediaan talenta hingga besarnya pasar domestik.

Namun, inovasi teknologi menurutnya tidak cukup hanya berhenti pada tahap pengembangan produk atau purwarupa. Inovasi perlu dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan dapat dikomersialisasikan secara berkelanjutan.

Baca Juga : Kangen Band Dikabarkan Bubar, Andika Mahesa Kaget: Saya Baru Tahu dari Media Sosial

Kemenekraf menyatakan pemerintah memiliki peran sebagai fasilitator dalam membantu pelaku industri kreatif dan teknologi mengembangkan produknya.

Dukungan tersebut antara lain berkaitan dengan perlindungan hak cipta serta pembukaan akses pasar yang lebih luas. Dengan dukungan tersebut, startup diharapkan mampu mengembangkan inovasi menjadi model bisnis yang berkelanjutan dan memiliki daya saing.

Pengembangan startup teknologi juga dinilai tidak hanya penting untuk pasar domestik. Produk digital Indonesia memiliki peluang untuk diperluas ke kawasan Asia Tenggara yang memiliki karakteristik pasar dan kebutuhan teknologi yang beragam.

McEasy yang berdiri sejak 2017 disebut telah melayani sekitar 2.000 perusahaan. Perusahaan tersebut juga mencatat jarak perjalanan armada yang mencapai sekitar 350 juta kilometer setiap bulan.

Perkembangan bisnis tersebut turut mendapat perhatian investor. McEasy sebelumnya mendapatkan dukungan investasi dari East Ventures dan Granite Asia.

Baca Juga : Empat Kontrakan di Nanggewer Bogor Dilalap Api, Diduga Korsleting Kulkas

Perusahaan kemudian memperoleh pendanaan Seri B senilai US$9 juta dari Integra Partners, yang turut didukung fasilitas growth debt dari InnoVen Capital.

Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mempercepat pengembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI) dan analitik, sekaligus mendukung rencana ekspansi McEasy ke pasar Asia Tenggara.

Co-Founder & CEO McEasy, Raymond Sutjiono, mengatakan perusahaan akan memanfaatkan pendanaan baru tersebut untuk mengembangkan kemampuan teknologi dan analitik.

McEasy juga memanfaatkan data operasional kendaraan yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun untuk mengembangkan sistem yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan.

Teknologi berbasis AI dikembangkan agar platform dapat membantu pengelola armada memprediksi berbagai risiko operasional. Dengan pendekatan tersebut, perusahaan berharap pengelolaan armada logistik dapat dilakukan secara lebih efisien dan responsif.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mulai diarahkan tidak hanya untuk kebutuhan konsumen digital, tetapi juga untuk menyelesaikan persoalan operasional di sektor transportasi dan logistik.

Bagi Indonesia, pengembangan startup seperti McEasy menjadi salah satu peluang untuk memperkuat posisi perusahaan teknologi dalam negeri di pasar regional.

Dengan dukungan pemerintah, investasi, serta pengembangan teknologi, startup Indonesia diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga membawa produk digital buatan Indonesia ke kawasan Asia Tenggara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *