Rekam24.com, Bogor – Dewan Pimpinan Daerah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPD BM PAN) Kota Bogor sukses menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada Sabtu (16/5). Ajang permusyawaratan tertinggi di tingkat kota yang berjalan lancar dan demokratis ini resmi menetapkan Razka Aira sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua Terpilih DPD BM PAN Kota Bogor.
Momentum penting bagi regenerasi kepemimpinan pemuda PAN di Kota Bogor ini turut dihadiri secara virtual oleh perwakilan Steering Committee (SC) dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN Jawa Barat yang membacakan struktur tim formatur melalui sambungan Zoom.
Ada enam kader muda yang dipercaya masuk ke dalam tim formatur, yaitu, Zakiyatul Fikriyah Al Aslamiyah (Zakiyah), Razka Aira, Brahmansyah, Boy Hidayat, Zikra, Juan.
Baca Juga : Berkedok Tempat Karaoke, Prostitusi Anak Asal Bogor di Jakarta Barat Dibongkar Polisi
Keenam anggota formatur tersebut kemudian bermusyawarah untuk menentukan posisi Ketua Formatur. Melalui mekanisme pemungutan suara (voting), Razka Aira berhasil mengantongi suara terbanyak dan sah ditetapkan sebagai nakhoda baru BM PAN Kota Bogor.
Ketua SC Musda, Denny Irwansyah, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya persidangan serta kualitas para peserta yang hadir.
“Musda kali ini dihiasi oleh anak-anak muda hebat yang memiliki kemampuan bagus. Kami sangat bersyukur seluruh rangkaian Musda berjalan sesuai tata tertib organisasi dan dilaksanakan secara demokratis,” ujar Denny.
Baca Juga : Prabowo Naik Pitam, Tunjuk-Tunjuk Aparat yang Jadi Beking Judi hingga Narkoba: “Harus Koreksi Diri!”
Sementara itu, dalam pidato perdananya, Ketua Terpilih Razka Aira menegaskan visi dan komitmennya untuk membawa organisasi ini menjadi wadah produktif bagi generasi muda.
“Ke depannya, BM PAN Kota Bogor akan berfokus untuk menciptakan anak-anak muda yang memiliki bakat, kreativitas, serta potensi maksimal untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Razka.
Dengan rampungnya Musda ini, kepengurusan baru DPD BM PAN Kota Bogor di bawah komando Razka Aira diharapkan bisa segera merumuskan program-program strategis untuk merangkul generasi milenial dan Gen-Z di Kota Hujan.









