Rekam24.com, Bogor – Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga kembali terbakar pada Jumat (11/9/2026). Kali ini, titik api muncul di lokasi baru yang berada di sisi selatan area penampungan sampah.
Kepala Bidang Pemadam dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengatakan proses pemadaman masih berlangsung. Petugas terus melakukan penanganan secara intensif karena kondisi di lokasi masih belum sepenuhnya dapat dipastikan.
“Penanganan masih berjalan seperti biasa karena kondisi belum bisa dipastikan,” ujar Ade saat dikonfirmasi Rekam24, Jumat (11/9/2026).
Baca Juga : 423 Bidang PSU Sentul City Diserahkan ke Pemkab Bogor, Rudy: Tinggal 20-an Bidang Lagi
Ade menjelaskan, kebakaran pada tumpukan sampah memiliki karakteristik yang hampir serupa dengan kebakaran lahan gambut. Api yang terlihat padam di permukaan belum tentu menandakan seluruh sumber bara telah berhasil dipadamkan.
Menurutnya, rongga-rongga di bagian bawah tumpukan sampah dapat menyimpan bara api. Bara tersebut sewaktu-waktu dapat kembali memicu kebakaran, terutama ketika mendapat paparan angin atau dipengaruhi suhu panas di dalam tumpukan.
“Kebakaran sampah mirip dengan kebakaran lahan gambut. Artinya, rongga-rongga di bawah tumpukan sampah itu masih menyimpan bara, sehingga sewaktu-waktu bisa terbakar lagi walaupun kondisi permukaan sudah padam,” jelasnya.
Baca Juga : Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Versi BPS dan Bank Dunia Berbeda Jauh? Ini Penjelasan Lengkapnya
Ade juga mengonfirmasi adanya perubahan lokasi titik api dalam kebakaran kali ini. Menurutnya, titik api yang muncul pada Jumat berada di sisi selatan TPAS Galuga, area yang sebelumnya tidak terindikasi mengalami kebakaran.
“Iya, di sebelah selatan yang tadinya tidak ada titik api,” tambah Ade.
Munculnya titik api baru tersebut membuat petugas Damkar Kota Bogor kembali melakukan penanganan di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjibaku untuk mengendalikan api dan memastikan bara yang berada di lapisan bawah tumpukan sampah dapat dipadamkan secara menyeluruh.
Penanganan dilakukan untuk mencegah api kembali muncul sekaligus mengantisipasi kemungkinan penyebaran ke area lain.






