Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan upaya maksimal untuk memadamkan kebakaran yang melanda area Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, wilayah Kabupaten Bogor.
Puluhan petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dikerahkan untuk menangani kebakaran yang terjadi sejak Senin (7/9/2026).
Kebakaran tersebut diperkirakan telah menghanguskan sekitar tiga hektare lahan milik Pemkot Bogor.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, meninjau langsung proses penanganan kebakaran di lokasi, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga : Polresta Bogor Kota Bongkar Modus Pengkaburan Rute Narkoba, Sita 18 Kg Ganja dan 1.000 Pil Double L
Jenal mengatakan, penanganan kebakaran dilakukan melalui kolaborasi antara Pemkot Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Hal itu dilakukan karena area TPAS Galuga berada dalam wilayah administrasi yang berbeda.
“Upaya pemkot berkolaborasi dengan Kabupaten Bogor karena ini ada dua administrasi lahan, terus melakukan penghentian sebaran api,” kata Jenal Mutaqin di lokasi.
Sebelumnya, kobaran api sempat berhasil diredam setelah mendapat bantuan water bombing dari Lanud Atang Sendjaja (ATS). Namun, kondisi tersebut kembali berubah setelah embusan angin kencang menyebabkan sejumlah titik api kembali menyala.
Untuk mencegah api meluas, petugas di lapangan membuat kanal dan lereng buatan sebagai bagian dari upaya pengendalian sebaran api.
Baca Juga : Kebakaran TPA Galuga Masih Berlanjut Hingga Hari Ini
Jenal menjelaskan, sumber api awal diketahui berasal dari area semak belukar di sekitar pinggiran TPAS, bukan dari tumpukan sampah utama.
Selain pemadaman dari darat, alat berat juga dikerahkan untuk membalik tumpukan sampah, baik yang basah maupun kering. Langkah tersebut dilakukan agar air pemadam dapat menjangkau titik-titik api yang berada di bagian bawah tumpukan.
“Yang menjadi hambatan memang radius dari kendaraan pemadam ke titik api. Namun kita dibantu juga suplai air dari PDAM Kabupaten Bogor dan beberapa kendaraan damkar dari Depok,” jelasnya.
Pemkot Bogor juga tengah menyiapkan skema alokasi kompensasi bagi warga yang terdampak kebakaran di sekitar area TPAS Galuga.
Rencana tersebut nantinya akan dikoordinasikan bersama Pemerintah Kabupaten Bogor agar penanganan terhadap masyarakat terdampak dapat dilakukan secara bersama-sama.
Selain itu, Pemkot Bogor terus berkomunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Jawa Barat untuk mendapatkan tambahan dukungan armada maupun peralatan teknis.
“Semua upaya kita lakukan semaksimal mungkin untuk percepatan proses pemadaman,” tukas Jenal Mutaqin.
(Maya Melina)





