Rekam24.com, Bogor – Gerakan Masyarakat Kota Bogor (GMKB) secara tegas menyatakan dukungannya terhadap keputusan Wali Kota Bogor dalam menetapkan tiga jajaran Direksi BUMD PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Dukungan ini didasari atas penghormatan terhadap hak prerogatif kepala daerah dalam menentukan pimpinan perusahaan plat merah tersebut.
Ketua GMKB Kota Bogor, Ridoes, mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk menghormati wewenang yang dimiliki oleh Wali Kota. Menurutnya, proses pemilihan ini merupakan bagian dari mekanisme yang sah dan harus dijaga kondusivitasnya.
“Mari kita hormati kewenangan Wali Kota. Jangan karena hasilnya tidak sesuai dengan keinginan pribadi, lalu masalah ini ‘digoreng’ seolah ada yang salah. Kita semua tidak ada yang dirugikan sama sekali dengan keputusan ini,” ujar Ridoes dalam keterangannya, Minggu (1/3).
Baca Juga : Pastikan Keselamatan Pemudik, Pemkot Bogor Intervensi Perbaikan Jalan Nasional dan Provinsi
Ridoes menambahkan bahwa figur-figur yang dipilih oleh Wali Kota bukanlah sosok sembarangan. Ia meyakini bahwa mereka yang terpilih memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni di bidang pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Yang dipilih oleh Wali Kota bukan orang sembarangan. Mereka sudah malang melintang di dunia BUMD. Jadi, secara kapasitas tentu sudah teruji,” tegasnya.
Alih-alih membangun opini negatif, GMKB mengajak masyarakat untuk berpikiran bijaksana dan mendoakan agar jajaran direksi yang baru dapat membawa perubahan positif bagi pelayanan air bersih di Kota Bogor, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Baca Juga : Kunjungi Balai Kota Bogor, Menko AHY: Kita Dorong Bogor Jadi City of Performing Arts
“Lebih mulia dan bijaksana jika kita doakan semua berjalan dengan baik dan membawa kebaikan bagi Kota Bogor. Semoga PDAM lebih maju dan berkontribusi besar bagi peningkatan PAD,” tambah Ridoes.
Menutup pernyataannya, Ridoes memberikan semangat optimisme untuk masa depan pengelolaan air di Kota Hujan tersebut.
“Bismillah, air mengalir sampai jauh. Bogor beres, Bogor maju, Bogor sehat, dan Bogor lancar,” pungkasnya.










