Kumpulkan 24 Organisasi Mahasiswa, FKUB Depok Dorong Aksi Nyata Lintas Iman

Pemuda Lintas Iman dan Toleransi Agama (PELITA) di bawah naungan FKUB Kota Depok sukses menggelar diskusi publik progresif,

Rekam24.com, Depok – Pemuda Lintas Iman dan Toleransi Agama (PELITA) di bawah naungan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Depok sukses menggelar diskusi publik progresif pada Sabtu (23/5/2026).

Acara bertajuk “Melampaui Sekat Ibadah: Kolaborasi Mahasiswa dalam Aksi Kerukunan Beragama di Kota Depok” ini berlangsung di Aula Bank BJB Kota Depok mulai pukul 08.00 WIB. Agenda ini dirancang khusus untuk memotivasi generasi muda, terutama kalangan mahasiswa, agar aktif bersinergi menjaga keharmonisan antarumat beragama tanpa terhalang perbedaan keyakinan.

Diskusi inklusif ini menjadi ruang perjumpaan penting dengan melibatkan perwakilan dari 24 organisasi mahasiswa dan organisasi kepemudaan (OKP) berbasis keagamaan se-Kota Depok. Keterlibatan aktif elemen muda ini merefleksikan kesadaran kolektif bahwa keberagaman di kota satelit seperti Depok merupakan potensi besar—bukan pemisah—dalam membangun tatanan sosial yang damai.

Baca Juga : Sosok Anggi, Korban Pembunuhan di Jalan Sholeh Iskandar Bogor: Tulang Punggung Keluarga dan Staf Law Office

Untuk membedah tantangan dan peluang tersebut, PELITA FKUB menghadirkan empat narasumber kompeten dari berbagai lini, Kang Ghani (Ketua FKUB Kota Depok), Mas Kiyai Alech (Ketua PCNU Kota Depok), Kang Dudi Mi’raz (Kepala Badan Kesbangpol Kota Depok), Mpok Yuni (Wakil Ketua DPRD Kota Depok)

Dalam pemaparannya, para narasumber sepakat bahwa stabilitas dan kedamaian suatu kota sangat bergantung pada kemampuan elemen pemudanya dalam mengelola perbedaan. Pemerintah Kota Depok melalui Kesbangpol dan DPRD pun mengapresiasi tinggi inisiatif ini sebagai langkah konkret mendukung visi pembangunan kota yang inklusif.

“Masyarakat, khususnya pemuda, perlu mengambil peran aktif dan membentuk kolaborasi lintas organisasi agar terwujud keberagaman yang luhur di Kota Depok tercinta ini,” ujar Bang Rapiec, Ketua PELITA FKUB Kota Depok.

Baca Juga : Keluarga Korban Pembunuhan di Sholeh Iskandar Bogor Minta Pelaku Dihukum Mati

Bang Rapiec menegaskan kegiatan ini adalah komitmen berkelanjutan PELITA dalam menyemai nilai toleransi di tengah masyarakat urban. Perbedaan doktrin teologis atau ritual ibadah diharapkan tidak lagi menjadi pembatas, melainkan bertransformasi menjadi energi positif untuk aksi kemanusiaan bersama.

Melalui diskusi ini, penyelenggara berharap lahir gagasan konkret dan rencana aksi nyata dari mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu menjadi jembatan dialog di kampus maupun masyarakat.

Bagi publik yang tidak hadir di lokasi, seluruh jalannya diskusi interaktif ini dapat disaksikan kembali melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi @pelitafkubdepok. Melalui digitalisasi ini, pesan toleransi dan semangat kolaborasi diharapkan dapat bergaung lebih luas, melintasi batas geografis Kota Depok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *