Rekam24.com, Bogor – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang berlaku tepat pukul 00.00 WIB menuai keluhan dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Aldi (45), pengguna setia Pertamax yang mengaku terkejut dengan besaran kenaikan harga yang dinilai terlalu tinggi dan dilakukan secara mendadak.
Menurut Aldi, masyarakat seharusnya mendapatkan informasi yang jelas sebelum kebijakan kenaikan harga diberlakukan. Ia menilai lonjakan harga kali ini jauh lebih besar dibandingkan kenaikan-kenaikan sebelumnya.
“Kalau enggak fair lah mestinya kalau ada kenaikan dibilangin gitu, main tiba-tiba aja jam 12 malam. Naiknya juga gila-gilaan. Kalau naik seribu masih enggak apa-apa, ini naiknya empat ribuan,” ujarnya.
Baca Juga : Imbas Rupiah Melemah, Harga Pertamax Resmi Naik Mulai Hari Ini
Aldi mengaku sejak awal menggunakan Pertamax untuk kendaraannya. Dalam kondisi normal, ia biasanya mengisi bahan bakar penuh sekitar dua kali dalam sepekan dengan biaya yang tidak sampai Rp60 ribu per pengisian. Namun setelah harga naik, biaya yang harus dikeluarkan meningkat menjadi sekitar Rp70 ribu setiap kali mengisi penuh.
“Ya bukannya memberatkan lagi. Biasanya enggak sampai Rp60 ribu, sekarang seminggu dua kali isi full bisa Rp70 ribu,” katanya.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut atau setidaknya menjaga kenaikan harga agar tidak terlalu tinggi.
Baca Juga : Maut di Tikungan Pakansari! Dua Pemuda Tewas Usai Motor Vixion Hantam Pembatas Jalan
“Balik normal aja. Paling enggak kalau masih Rp13 ribuan naik seribu ya enggak apa-apa. Kalau begini, belum pernah sejarahnya naik sampai empat ribuan,” ungkapnya.
Kenaikan harga Pertamax yang berlaku mulai dini hari itu menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Banyak pengguna kendaraan mengaku harus menyesuaikan kembali pengeluaran harian mereka akibat bertambahnya biaya untuk kebutuhan bahan bakar.








