HJB 2026: Disnaker Kota Bogor Gelar Job Fair di Plaza Jambu Dua, Sedia 3.100 Lowongan

Hari Jadi Bogor (HJB), Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar bursa kerja (job fair)

Rekam24.com, Bogor – Guna menekan angka pengangguran sekaligus memperingati Hari Jadi Bogor (HJB), Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggelar bursa kerja (job fair) selama dua hari. Agenda ini akan berlangsung mulai besok, 8-9 Juni 2026, pukul 10.00 hingga 16.00 WIB di Plaza Jambu Dua, Bogor.

Sebanyak kurang lebih 30 perusahaan terlibat dalam kegiatan ini dengan menyediakan sekitar 3.100 lowongan pekerjaan.

Kepala Disnaker Kota Bogor, Adi Novan, mengungkapkan bahwa agenda ini ditargetkan mampu menyerap ratusan tenaga kerja lokal maupun luar daerah, mengingat sifat pendaftarannya yang terbuka untuk umum.

Baca Juga : 83 Persen Susu Nasional Masih Impor, Wamenko Pangan Siapkan Langkah Strategis

“Asumsi peserta yang hadir diperkirakan mencapai 5.000 orang. Harapan kami, mudah-mudahan 500 orang atau lebih bisa langsung diterima kerja melalui job fair ini,” ujar Adi, Minggu (7/6/2026).

Mengingat tingginya animo masyarakat dan keterbatasan kapasitas lokasi, Disnaker Kota Bogor telah menyusun skema mitigasi kerumunan yang ketat. Alur masuk dan keluar peserta akan dipisahkan agar tidak terjadi penumpukan fisik di lapangan.

Peserta yang telah mendaftar secara daring (online) sebelumnya juga sudah dipetakan kedatangannya menjadi dua hari demi memecah massa. Tak hanya itu, kuota masuk ke dalam area job fair akan dibatasi per jam.

Baca Juga : Jalan Batutulis Ditutup Total, Pemkot Bogor Minta Sosialisasi ke Warga Masif Dilakukan

“Kami atur per jam. Misalkan dari jam 10 sampai jam 11 itu sekitar 500 orang yang masuk. Nanti jam 11 sampai jam 12 masuk 500 orang lagi, sehingga tidak ada penumpukan di dalam lokasi,” jelas Adi.

Pemberitahuan jadwal kedatangan tersebut dikirimkan langsung kepada peserta melalui email serta akun ‘Siap Kerja’ yang telah didaftarkan oleh masing-masing pencari kerja.

Meskipun diutamakan bagi yang sudah memiliki jadwal, Adi menegaskan pihak Disnaker tidak menutup kesempatan bagi masyarakat yang ingin datang langsung ke lokasi (on the spot). Namun, alur masuk untuk peserta on the spot akan dibedakan.

“Bagi yang datang langsung (on the spot), tetap boleh ikut. Nanti petugas akan mengarahkan mereka terlebih dahulu untuk melakukan pendaftaran online di tempat dan membuat kartu kuning atau AK-1,” tambahnya.

Baca Juga : 89 Atlet Muda Unjuk Gigi di Tarung Derajat Wali Kota Cup 2026

Terkait berkas lamaran, Disnaker mendorong para pelamar untuk mengirimkan berkas secara digital (soft copy) langsung ke perusahaan tujuan guna mengurangi penggunaan kertas. Kendati demikian, peserta tetap diperbolehkan membawa dokumen fisik (seperti CV dan AK-1) sebagai langkah antisipasi jika terdapat kekurangan berkas.

Pihak panitia juga membebaskan pelamar untuk memasukkan lamaran ke lebih dari satu perusahaan, menyesuaikan dengan kompetensi dan peluang kerja yang tersedia.

Hal lain yang menjadi perhatian serius dalam job fair kali ini adalah inklusivitas dan keselamatan. Adi memastikan telah menyiapkan slot lowongan pekerjaan khusus bagi para penyandang disabilitas. Namun untuk detail jumlah perusahaan yang memfasilitasi, informasi kepastiannya akan disampaikan pada saat konferensi pers di lokasi besok.

Selain itu, aspek keselamatan pengunjung juga menjadi poin utama yang dimitigasi oleh Pemkot Bogor.

“Kami sudah menyeting jalur evakuasi dan titik kumpul sebagai antisipasi jika terjadi insiden tidak terduga seperti gempa bumi atau kebakaran. Kami juga sudah berkoordinasi dan meminta bantuan dari pihak Damkar serta tenaga medis untuk standby di lokasi selama acara berlangsung,” pungkas Adi. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *