Sentuhan Modern SDN 5 Cimahpar, Menko PMK: Cetak SDM Unggul Menuju 2045

Menko PMK Pratikno, bersama Mendikdasmen Abdul Mu'ti, meninjau langsung proyek revitalisasi SDN 5 Cimahpar ,Kota Bogor,

Rekam24.com, Bogor – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, meninjau langsung proyek revitalisasi SDN 5 Cimahpar di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (10/6/2026).

Revitalisasi menyeluruh ini dilakukan melalui mekanisme swakelola dengan anggaran sekitar Rp2,6 miliar. Program tersebut mencakup pembangunan gedung baru dua lantai yang dirancang untuk menunjang proses belajar-mengajar modern.

Dalam kunjungan tersebut, Pratikno dan Abdul Mu’ti melihat hasil pembangunan yang telah rampung. Keduanya juga berdialog dengan para siswa serta meninjau fasilitas pembelajaran berbasis teknologi, termasuk papan tulis pintar (smart board) di dalam kelas.

Baca Juga : Kenaikan Pertamax Bikin Warga Mengeluh, “Belum Pernah Sejarahnya Naik Sampai Rp4 Ribuan”

Suasana sempat semarak saat salah seorang siswa menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris yang fasih di hadapan rombongan, yang langsung menuai apresiasi dari para menteri.

Pratikno menyampaikan bahwa revitalisasi sekolah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto demi meningkatkan mutu pendidikan nasional. Ia mengapresiasi sistem swakelola yang melibatkan panitia setempat tanpa kontraktor.

“Ini kita meninjau revitalisasi sekolah yang dibangun secara swakelola, diperintah langsung oleh Bapak Presiden,” ujar Pratikno.

Baca Juga : Imbas Rupiah Melemah, Harga Pertamax Resmi Naik Mulai Hari Ini

Menurutnya, hasil pembangunan sangat memuaskan dan efisien. Sekolah yang semula hanya satu lantai kini bertingkat dua, lengkap dengan perpustakaan, laboratorium, serta perabot yang memadai.

“Dengan anggaran itu sudah jadi peningkatan, tadinya satu lantai jadi dua lantai, sudah bagus,” lanjutnya.

Meski demikian, Pratikno menegaskan bahwa perbaikan fasilitas fisik harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pembelajaran demi mencetak SDM unggul.

“Jangan berhenti di fisik, tetapi kualitas pembelajarannya juga harus ditingkatkan,” tegasnya.

Baca Juga : Komisi IV DPRD Bekasi Terima Aspirasi AMI Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Mobil Dinas

Senada dengan Menko PMK, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menilai fasilitas yang lebih baik wajib mendukung mutu proses belajar-mengajar yang lebih efektif.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah pusat. Ia berharap kucuran dana APBN bisa terus membantu percepatan perbaikan fasilitas pendidikan di daerah.

“Kita bersyukur, mudah-mudahan banyak sekolah lain juga dibantu, tidak hanya dari APBD tetapi juga APBN,” kata Dedie.

Usai dari SDN 5 Cimahpar, rombongan melanjutkan kunjungan ke SDN Leuwibatu di Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, yang juga tengah direvitalisasi dengan sistem serupa. Melalui program ini, pemerintah berharap lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan modern dapat mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *