Rekam24.com, Bogor – Sebuah penampungan rongsokan di Jalan Pakuan Indah, RT 01/RW 08, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, dilanda kebakaran pada Rabu (29/7/2026) pagi. Api diduga berasal dari korsleting listrik dan dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi.
Laporan kejadian diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bogor pada pukul 08.48 WIB dari seorang pelapor bernama Bu Asih, Kepala Sekolah SMK Gumati.
Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak dari pos terdekat pada pukul 08.49 WIB dan tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman agar api tidak merambat ke bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Baca Juga : Musim Kemarau, Damkar Catat 34 Kebakaran di Kabupaten Bogor, Warga Diminta Waspada
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Mohammad Ade Nugraha, mengatakan hasil penelusuran awal menunjukkan api diduga berasal dari bagian belakang bangunan penampungan.
“Berdasarkan informasi dan penelusuran awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat diakibatkan oleh korsleting pada kabel listrik. Api muncul pertama kali dari area belakang kamar dan dengan cepat membesar karena material rongsokan yang mudah terbakar,” ujar Ade.
Untuk mengendalikan kobaran api, Damkar Kota Bogor mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran beserta personel gabungan dari Pos Cibuluh, Yasmin, dan Sukasari.
Baca Juga : King Cobra Masuk Garasi Rumah Warga di Parung Panjang, Damkar Bogor Lakukan Evakuasi
Proses pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga pukul 09.35 WIB. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan selama lebih dari satu jam guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa di tumpukan rongsokan.
Seluruh proses penanganan dilakukan dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar operasional guna menjamin keselamatan personel di lapangan.
“Saat ini situasi di lokasi kejadian sudah aman dan terkendali. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sedangkan nilai kerugian materi masih dalam proses pendataan,” tambah Ade.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menyimpan barang-barang mudah terbakar. Instalasi listrik yang sudah tua atau tidak layak pakai berpotensi memicu korsleting yang dapat menyebabkan kebakaran.








