Musda Golkar Kota Bogor Digelar 31 Juli, Panitia Tanggapi Isu Penolakan Bakal Calon

DPD Partai Golkar Kota Bogor memastikan Musyawarah Daerah (Musda) XI akan digelar pada Jumat, 31 Juli 2026

Rekam24.com, Bogor – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bogor memastikan Musyawarah Daerah (Musda) XI akan digelar pada Jumat, 31 Juli 2026. Di tengah persiapan tersebut, panitia juga menanggapi isu penolakan terhadap salah satu bakal calon ketua yang sempat mencuat di internal partai.

Ketua Organizing Committee (OC) Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor, Eka Wardana, mengatakan seluruh tahapan pelaksanaan Musda telah dipersiapkan sesuai arahan DPD Partai Golkar Jawa Barat sebagai bagian dari konsolidasi organisasi di tingkat daerah.

“Musda ini merupakan amanat dari DPD Partai Golkar Jawa Barat. Setelah tingkat kota selesai, konsolidasi akan dilanjutkan ke tingkat kecamatan pada Oktober dan ditargetkan rampung hingga tingkat kelurahan pada Desember mendatang,” ujar Eka.

Baca Juga : Sengketa Lahan Jalan R3 Bogor Memanas, Pemilik Klaim Ganti Rugi Belum Dibayar

Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor akan berlangsung di Gedung Braja Mustika, Jalan Dr. Semeru, Kota Bogor.

Rangkaian kegiatan diawali dengan silaturahmi kader pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, sidang pleno Musda dijadwalkan dimulai setelah pelaksanaan Salat Jumat, sekitar pukul 13.30 WIB.

Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sebagai bagian dari proses demokrasi internal partai dalam menentukan kepemimpinan lima tahun ke depan.

Panitia juga membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor selama dua hari.

Pendaftaran dimulai pada Rabu pukul 00.01 WIB dan akan ditutup pada Kamis pukul 20.00 WIB. Setelah masa pendaftaran berakhir, Steering Committee (SC) akan melakukan proses verifikasi terhadap seluruh dokumen persyaratan para pendaftar.

Baca Juga : Penampungan Rongsokan di Baranangsiang Bogor Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Seluruh persyaratan pencalonan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Nomor 02 DPP Partai Golkar.

Panitia menegaskan setiap kader memiliki kesempatan yang sama untuk maju sebagai calon ketua selama memenuhi seluruh persyaratan organisasi.

Menjelang pelaksanaan Musda, sempat muncul isu penolakan terhadap salah satu figur yang disebut-sebut akan maju sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor.

Menanggapi hal tersebut, Steering Committee (SC) meminta seluruh kader menghormati mekanisme organisasi dan tidak terburu-buru menyimpulkan dinamika yang berkembang.

“Bagaimana mungkin ada penolakan terhadap figur tertentu sementara proses pendaftaran baru saja dibuka. Status sebagai bakal calon baru ditetapkan setelah berkas resmi diterima dan diverifikasi oleh panitia,” ujar perwakilan SC.

Baca Juga : Perluas Akses Inklusi Keuangan, BRI Depok Maksimalkan Agen BRILink

Panitia menegaskan seluruh kader Partai Golkar memiliki hak yang sama untuk mengikuti kontestasi kepemimpinan sepanjang memenuhi ketentuan organisasi.

Apabila ditemukan persoalan dalam proses pelaksanaan Musda, panitia menyatakan akan berkoordinasi dengan DPD Partai Golkar Jawa Barat sesuai mekanisme yang berlaku.

Meski sempat diwarnai dinamika internal, panitia memastikan persiapan Musda tetap berjalan sesuai jadwal.

Seluruh jajaran pengurus dan panitia berkomitmen menjaga suasana yang kondusif agar Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor dapat berlangsung aman, tertib, demokratis, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat organisasi di Kota Bogor.

Musyawarah Daerah merupakan forum tertinggi Partai Golkar di tingkat kabupaten dan kota yang memiliki agenda utama memilih Ketua DPD serta menyusun arah kebijakan organisasi untuk periode berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *