Rekam24.com, Bogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya Gerakan Pramuka dalam membentuk generasi yang cinta tanah air, disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berintegritas.
Hal tersebut disampaikan Denny Mulyadi saat menjadi inspektur upacara penaikan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di Tugu Kujang, Kota Bogor, Jumat (14/8/2026).
Momentum Hari Pramuka ke-65 tahun ini terasa istimewa bagi jajaran pengurus dan anggota Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor. Mereka mendapat kepercayaan untuk melaksanakan upacara penaikan Bendera Merah Putih di salah satu ikon Kota Bogor tersebut.
Baca Juga : Rakercab Pramuka Kota Bogor 2026 Momentum Transformasi
Dalam amanatnya, Denny mengajak seluruh anggota Pramuka Kota Bogor mengimplementasikan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.
“Satya kepada bangsa, darma kepada sesama. Pramuka harus menjadi generasi cinta tanah air, disiplin dan bertanggung jawab, mandiri dan berintegritas, peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, serta siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Denny.
Menurut Denny, upacara penaikan Bendera Merah Putih yang dilakukan anggota Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kembali rasa cinta tanah air, semangat persatuan, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.
Baca Juga : SSC IV 2025 Hadir di Bogor: Ajang Pramuka Bergengsi Satukan Edukasi, Budaya, dan Teknologi
Ia juga mengingatkan bahwa di balik Bendera Merah Putih terdapat sejarah panjang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
“Ketika Sang Merah Putih dikibarkan, mari kita tanamkan dalam hati bahwa di balik Bendera Merah Putih terdapat sejarah panjang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan Indonesia,” katanya.
Usai upacara, Denny menyampaikan bahwa anggota Pramuka memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pahlawan melalui pengabdian, kedisiplinan, kepedulian, dan karya nyata.
Ia berharap Gerakan Pramuka Kota Bogor dapat terus hadir dan memberikan manfaat di tengah masyarakat. Menurutnya, aktivitas Pramuka tidak seharusnya hanya terlihat ketika ada kegiatan kepramukaan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
Denny mendorong setiap anggota Pramuka menjadikan berbagai kesempatan sebagai ruang untuk berbuat baik, membantu sesama, serta memberikan solusi terhadap persoalan yang ada di lingkungan sekitar.
Selain itu, ia mengajak jajaran Kwarcab dan seluruh anggota Gerakan Pramuka Kota Bogor menjadikan semangat “Satya Ku Darmakan, Darmaku Ku Baktikan” sebagai energi untuk terus bergerak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Untuk semua Pramuka Kota Bogor, saya mengajak untuk menjaga Merah Putih, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjaga nama baik Gerakan Pramuka. Bersama-sama berkontribusi mewujudkan Kota Bogor yang semakin maju, berkarakter, dan berdaya saing. Merah Putih berkibar, semangat Pramuka berkobar,” pungkas Denny.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kota Bogor tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi kepanduan dalam membentuk karakter generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, serta semangat kebangsaan.








