1.584 Personel Ikuti Apel Kebangsaan di Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto: Jaga Kondusivitas

Sebanyak 1.584 personel mengikuti apel kebangsaan di Kabupaten Bogor. Rudy Susmanto mengajak seluruh elemen menjaga kondusivitas

Rekam24.com, Bogor – Sebanyak 1.584 personel mengikuti apel kebangsaan yang digelar Polres Bogor bersama Pemerintah Kabupaten Bogor, TNI, serta berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Bogor, Jumat (14/8/2026) sore.

Apel kebangsaan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan lintas elemen dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah Kabupaten Bogor sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan dari Kapolri, Kapolda, hingga Kapolres Bogor.

Apel tersebut juga melibatkan unsur TNI, di antaranya Kodim, Korem, dan Lanud Atang Sendjaja, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Baca Juga : DPRD Kota Bogor Kawal Polemik Pembebasan Lahan R3 Katulampa, Warga Soroti Dugaan Kesalahan Prosedur

Sejumlah organisasi yang hadir di antaranya BPPKB, Pemuda Pancasila, KNPI, Karang Taruna, serta berbagai organisasi masyarakat lainnya.

“Tujuannya adalah satu, sama-sama menjaga, merawat, mencintai Kabupaten Bogor. Dan tentunya pada saat kita kompak bersama-sama, membangun bangsa dari Bogor akan lebih mudah,” kata Rudy.

Menurut Rudy, momentum HUT ke-81 RI menjadi kesempatan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mendukung TNI dan Polri dalam menjaga keamanan sekaligus membangun daerah.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor tentu akan terus support Polri, TNI, untuk terus berkolaborasi bersama-sama membangun Bogor, menjaga kondusivitas Bogor agar masyarakat Bogor merasakan aman, nyaman,” ujarnya.

Baca Juga : Hari Pramuka ke-65 di Bogor, Denny Mulyadi Tekankan Generasi Cinta Tanah Air

Rudy berharap kebersamaan yang terbangun antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, kolaborasi seluruh elemen menjadi bagian penting dalam menciptakan Kabupaten Bogor yang aman dan kondusif.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Whika Ardilestanto mengatakan apel kebangsaan tersebut diikuti 1.584 personel yang berasal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, unsur TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat.

Baca Juga : Sidang Kedua Anggota DPRD Bekasi NY, Korban Tegas Tolak Restorative Justice

Whika menegaskan kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari komitmen bersama seluruh elemen di Kabupaten Bogor untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan kondusivitas wilayah.

“Pada intinya kegiatan sore ini tidak hanya bersifat seremonial, namun merupakan komitmen dan kerja sama bersama dari seluruh lintas elemen di Kabupaten Bogor untuk menjaga dan merawat Kabupaten Bogor menjadi kabupaten yang aman, damai, dan kondusif,” kata Whika.

Ia menyebut keterlibatan organisasi kepemudaan (OKP), lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan berbagai elemen masyarakat menunjukkan adanya komitmen bersama untuk menjaga Kabupaten Bogor.

Whika mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keamanan Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan Jawa Barat dan Indonesia.

“Karena menjaga Kabupaten Bogor berarti menjaga Jawa Barat, dan menjaga Jawa Barat berarti menjaga Indonesia. Mari, saya mengimbau, mari kita menjaga Indonesia dari Kabupaten Bogor. Jaga rawat Jawa Barat, jaga rawat Bogor,” tegasnya.

Whika berharap semangat kebersamaan yang dibangun melalui apel kebangsaan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

Ia mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, persatuan, dan kondusivitas Kabupaten Bogor.

(RAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *