Rekam24.com, Bogor – Sebanyak enam rumah toko (ruko) di Kampung Darma Bakti RT 02/RW 01, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, terbakar pada Rabu (9/9/2026) siang.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.50 WIB.
Menurut Yudi, api pertama kali diketahui oleh seorang karyawan ruko bernama Sena yang saat itu berada di lantai dua. Sena mencurigai adanya kebakaran setelah mencium bau asap menyengat dan mendengar suara letupan dari material yang terbakar.
“Saat keluar ruangan, kepulan asap tebal sudah membumbung tinggi di bagian atas ruko,” ujar Yudi.
Baca Juga : Polda Metro Jaya Geledah Tiga Lokasi di Bogor, Usut Dugaan Penyimpangan Sertifikat PTSL Bojonggede
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Sektor Cibinong menerima laporan warga pada pukul 12.04 WIB. Petugas kemudian langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.12 WIB.
Proses pemadaman dilakukan Regu 3 Sektor Cibinong dengan dukungan unit perbantuan dari Sektor Sentul City, Sektor Bogor Indo, serta Pos Dam Citeureup.
Sebanyak dua unit armada damkar utama, yakni Merapi 22 dan Merapi 52, dikerahkan ke lokasi bersama unit dari sektor pendukung.
Dalam proses penanganan, petugas juga berkoordinasi dengan Polsek Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, dan Satpol PP.
Baca Juga : Mengenang Airlangga Pribadi Kusman, Pemikir Politik Indonesia
Setelah dilakukan penanganan secara intensif, termasuk proses pendinginan di area terdampak, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipastikan padam total pada pukul 14.04 WIB.
“Penanganan berlangsung selama 1 jam 52 menit dan difokuskan pada pemadaman serta pendinginan area,” kata Yudi.
Yudi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Adapun pemilik ruko yang terdampak kebakaran di antaranya Kencana Sianipar, Olive, Benny, Tiar, Daniel, dan Mutiara.
Sementara itu, total kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Penyebab pasti munculnya titik api juga belum diketahui.
“Total kerugian materiil masih dalam pendataan, dan penyebab pasti munculnya titik api masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” tutup Yudi.




