PSEL Kayumanis Kota Bogor Disiapkan, 1.000 Ton Sampah per Hari Bakal Diolah

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat meninjau lokasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL di Kayumanis, Foto/DIskominfo Kota Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat meninjau lokasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL di Kayumanis, Foto/DIskominfo Kota Bogor

Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mematangkan rencana pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan pengolahan sampah berbasis teknologi untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Galuga.

Bacaan Lainnya

Proyek PSEL Kayumanis juga masuk dalam rencana PSEL Bogor Raya 2 yang disiapkan untuk mengolah sampah dari wilayah Kota Bogor dan Depok.

Rencana pembangunan PSEL di Kayumanis telah memasuki sejumlah tahapan persiapan. Pemerintah Kota Bogor sebelumnya menyatakan lokasi tersebut disiapkan sebagai fasilitas pengolahan sampah modern.

Baca Juga : Satpol PP Kabupaten Bogor Tertibkan 79 Bangunan Tanpa Izin di Pasar Cisarua

Pada Juli 2026, Pemkot Bogor menyebut lahan PSEL Kayumanis masih dalam tahap persiapan, termasuk pembangunan akses menuju lokasi.

Pemerintah juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar mengenai teknologi yang akan digunakan dalam fasilitas tersebut.

Sementara itu, pada September 2026, lokasi PSEL Kayumanis telah disebut sebagai bagian dari proyek PSEL Bogor Raya 2 yang tengah dipersiapkan Danantara.

Berdasarkan informasi yang disampaikan sebelumnya, PSEL Kayumanis direncanakan memiliki kapasitas pengolahan sampah hingga sekitar 1.000 ton per hari.

Baca Juga : Anak Diamankan Terkait Kematian Ayah di Gunung Sindur, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir, tetapi juga mengubah sampah menjadi energi listrik.

Pemkot Bogor sebelumnya menyebut pembangunan PSEL di Kayumanis merupakan bagian dari strategi pengelolaan sampah regional di kawasan Bogor.

Pengembangan proyek PSEL Bogor Raya menjadi bagian dari program pengolahan sampah menjadi energi yang didukung pemerintah pusat dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Baca Juga : Polisi Ungkap Kasus Video Asusila LGBT Berbayar, Dua Pria Jadi Tersangka

Danantara juga telah terlibat dalam proses persiapan proyek PSEL di wilayah Bogor.

Untuk PSEL Bogor Raya 1 di Galuga, pembangunan telah memasuki tahap konstruksi. Sementara PSEL Bogor Raya 2 direncanakan berada di Kayumanis, Kota Bogor.

Pembangunan fasilitas PSEL diharapkan dapat menjadi salah satu solusi terhadap persoalan sampah yang selama ini dihadapi Kota Bogor.

Sebelumnya, Pemkot Bogor juga sempat menghadapi persoalan distribusi sampah ke TPAS Galuga. Pada September 2026, pembuangan sampah dari Kota Bogor ke Galuga kembali dibuka setelah dilakukan koordinasi antara pemerintah daerah.

Dengan adanya fasilitas pengolahan di Kayumanis, pemerintah berharap pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih dekat dengan sumber sampah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tempat pemrosesan akhir.

Pembangunan PSEL Kayumanis selanjutnya masih membutuhkan penyelesaian berbagai tahapan teknis, perizinan, kerja sama, serta kesiapan infrastruktur sebelum masuk ke tahap pembangunan fisik.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *