Rekam24.com, Papua Tengah — Kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok bersenjata terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Jumat (25/9/2026). Dalam peristiwa tersebut, empat orang yang disebut sebagai anggota TPNPB-OPM dilaporkan tewas.
Menurut keterangan TNI, pergerakan kelompok bersenjata tersebut terdeteksi melalui pemantauan menggunakan pesawat nirawak atau drone. Aparat kemudian bergerak untuk mencegah kelompok tersebut mendekati kawasan permukiman masyarakat.
Kontak tembak kemudian terjadi antara aparat dengan kelompok bersenjata tersebut. TNI menyatakan empat anggota kelompok tewas dalam kontak senjata, sementara anggota lainnya melarikan diri ke kawasan hutan.
Baca Juga : Ribuan Siswa Bersaing di Regional Round Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) 2026
Seluruh prajurit TNI yang terlibat dalam kontak tembak dilaporkan dalam kondisi selamat.
Setelah kontak tembak, aparat melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan TNI, sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kelompok bersenjata tersebut turut diamankan.
Barang-barang tersebut antara lain satu pucuk senapan serbu SS2-V4 beserta puluhan munisi, satu senjata modifikasi, lima busur panah, enam parang panjang, tiga bilah pisau, enam unit telepon seluler, serta satu lembar bendera Bintang Kejora.
TNI menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat di wilayah penugasan.
Baca Juga : Tirta Kahuripan Raih Sertifikat Halal Untuk Jasa Pengolahan
TNI menyatakan personel di wilayah Papua Tengah akan terus melakukan pemantauan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk pergerakan kelompok bersenjata di sekitar kawasan permukiman.
Upaya tersebut, menurut TNI, dilakukan dengan tetap mengedepankan tindakan yang terukur dan profesional untuk menjaga keselamatan masyarakat serta menciptakan kondisi keamanan yang kondusif.
Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai identitas keempat orang yang dilaporkan tewas maupun perkembangan situasi di lokasi masih mengacu pada keterangan aparat keamanan.






