Rekam24.com, Bogor – Kota Bogor menyatakan kesiapannya untuk menggelar helatan pesta olahraga bergengsi, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Tak sekadar sukses menjadi tuan rumah yang ramah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mematok target tinggi dengan membidik raihan 100 medali emas pada ajang regional ini.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis untuk 28 cabang olahraga (cabor) yang ditangani wilayahnya sudah mencapai kesiapan maksimal. Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat evaluasi bersama jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor, panitia pelaksana, dan ketua kontingen.
Bahkan, beberapa laga awal sudah mulai bergulir di lapangan. Salah satunya adalah cabor panahan yang mengambil tempat di Kompleks GOR Pajajaran.
Baca Juga : Polri Buka Suara Soal Penggeledahan Ponpes Sukoharjo, Janji Evaluasi Propam dan Dampingi Trauma Santriwati
“Alhamdulillah, 28 cabor yang menjadi porsi penanganan Kota Bogor semuanya siap 100 persen. Pertandingan awal seperti panahan di GOR Pajajaran pun sudah berjalan sejak hari ini,” tutur Dedie di Aula Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Cipaku, Senin (2/11/2026).
Meski arena dan fasilitas utama pertandingan dinyatakan tidak ada masalah, Dedie memberikan perhatian khusus pada sektor pelayanan logistik serta ketersediaan penginapan. Pemkot Bogor menaruh fokus agar kontingen dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Barat tidak mengalami kendala kenyamanan selama bertanding.
Ia menginstruksikan panitia untuk memvalidasi ulang kecukupan suplai dan kapasitas tempat menginap. Penyesuaian data ini krusial agar kebutuhan atlet maupun official dari luar daerah terlayani tanpa kekurangan sedikit pun.
Baca Juga : Truk Molen Diduga Rem Blong di Turunan Jalan Cut Mutia Bekasi, 6 Orang Meninggal
“Catatan penting kita ada di manajemen logistik dan penginapan. Angka kebutuhan dan ketersediaan fasilitas harus benar-benar presisi. Saya minta panitia menyelesaikan penyesuaian ini dalam waktu singkat,” ungkapnya.
Di luar urusan operasional tuan rumah, semangat perburuan gelar juga terus dipompa. Dedie optimistis target 100 medali emas realistis untuk dicapai jika para atlet tampil di puncak performanya. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menilai sorakan serta dukungan langsung dari warga Kota Bogor memegang peranan penting.
Kawasan Green Forest di Pamoyanan, Bogor Selatan, diprediksi menjadi salah satu pusat perhatian penonton. Area ini disiapkan menjadi gelanggang untuk delapan cabor sekaligus.
Dedie mengimbau panitia agar masif menyebarkan jadwal pertandingan kepada publik, sehingga masyarakat tahu kapan dan di mana harus datang untuk memberi semangat kepada para pahlawan olahraga lokal.
“Atmosfer pertandingan akan berbeda jika tribun diisi oleh warga kita sendiri. Di Green Forest Pamoyanan saja ada delapan cabor yang berlaga. Jadwalnya harus disebar luas supaya masyarakat bisa berbondong-bondong datang memadati arena,” tambah Dedie.
Dengan sinergi antara kesiapan teknis, kenyamanan fasilitas, dan suntikan moral dari suporter tuan rumah, Kota Bogor berharap mampu mencetak sejarah manis di Porprov Jabar ke-15 ini.
“Mari kita satukan langkah mendampingi perjuangan para atlet. Bersama-sama kita kawal Kota Bogor menembus target 100 medali emas,” tutupnya.






