Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar pawai taaruf sebagai pembuka rangkaian pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Bogor.
Kegiatan yang juga menjadi bagian dari peringatan Hari Santri ini diikuti oleh ribuan peserta dari 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari hadirnya berbagai elemen, mulai dari organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga unsur jajaran Muspika seperti Kapolsek dan Danramil.
Baca Juga : Rumah Ambruk di Bogor Tengah Diterjang Hujan Deras, BPBD Diterjunkan
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan agenda keagamaan ini.
“Ya, jadi kami hari ini menghadiri pawai taaruf kafilah MTQ ke-48 Kabupaten Bogor. Kita melihat semangat yang luar biasa, dari 40 kecamatan, 416 desa, 19 kelurahan,” ujar Rudy.
Rudy menegaskan bahwa kegiatan MTQ bukan sekadar ajang perlombaan rutin, melainkan bagian penting dari komitmen pemerintah daerah dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dan mental masyarakat.
Baca Juga : Demonstrasi 2 Tahun Prabowo-Gibran di Bogor Memanas: Mahasiswa Lempar Telur Busuk dan Suarakan Salam 3 Jari
“Pemerintah Kabupaten Bogor menyambut sangat baik, kita melakukan percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi kita juga tidak lupa bahwa percepatan pembangunan sumber daya manusia juga harus dijalankan,” tuturnya.
Selain itu, ia menaruh harapan besar agar seleksi dalam MTQ tingkat kabupaten ini berjalan secara jujur dan transparan demi melahirkan talenta-talenta terbaik yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Banyak santriwan-santriwati, banyak qori-qoriah hebat yang ada di Kabupaten Bogor, pesan saya hanya satu, kita bisa melihat bahwa banyak qori-qoriah yang hebat, tetapi hari ini dewan hakim, dewan juri harus objektif,” tegas Rudy.
Melalui ajang ini, para peserta terbaik dari tingkat kecamatan akan bersaing untuk mewakili Kabupaten Bogor ke ajang MTQ tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.




