Rekam24.com, Bekasi– Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026 tak boleh hanya menjadi panggung perebutan medali. Perputaran uang dan geliat ekonomi masyarakat juga harus ikut terasa.
Pesan itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat membuka Porprov Jabar XV 2026 di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (7/11/2026) malam.
Dedi berharap pesta olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut membawa berkah bagi masyarakat. Terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah yang menjadi tuan rumah.
Menurut dia, kehadiran ribuan atlet, ofisial, dan pendukung dari berbagai daerah semestinya menjadi peluang ekonomi yang tidak boleh dilewatkan.
Aktivitas perdagangan hingga jasa transportasi berpotensi ikut bergerak selama kompetisi berlangsung.
“Tukang jualan, tukang ojek online, tukang parkir bisa merasakan dampak ekonomi pelaksanaan Porprov. Saya berharap semua orang merasakan kebahagiaan karena kegiatan olahraga itu kegiatan yang memberikan multiplier effect,” kata Dedi.
Dia menegaskan, manfaat Porprov tidak boleh berhenti pada keberhasilan penyelenggaraan maupun pencapaian prestasi atlet.
Ada dampak ekonomi yang harus ikut dinikmati masyarakat. Mulai pedagang kecil, pengemudi ojek online, hingga pekerja sektor jasa di sekitar lokasi pertandingan.
Karena itu, momentum Porprov diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi selama berlangsungnya kompetisi.
Di sisi lain, Dedi juga menitipkan pesan kepada seluruh atlet yang bertanding. Dia meminta para peserta menjaga sportivitas dan kejujuran dalam setiap pertandingan.
Menurutnya, kemenangan tidak memiliki arti apabila diraih dengan mengabaikan nilai-nilai kejujuran dalam olahraga.
“Pesan saya harus sportif dalam bertanding. Sebab olahraga tanpa kejujuran dan sportivitas hanya akan menjadi oleh nyawa,” ujarnya.
Tak hanya itu, Dedi turut menyinggung apresiasi bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali.
Dia berharap pemerintah kabupaten dan kota memberikan bonus sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan atlet. Namun, pemberian bonus tetap harus mempertimbangkan kemampuan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).
“Semoga atlet-atletnya bisa mendapatkan bonus dari daerahnya masing-masing. Tapi tentunya disesuaikan dengan kemampuan APBD-nya, kalau tidak punya uang pinjam dulu,” ucapnya sambil berkelakar.
Pembukaan Porprov Jabar XV 2026 berlangsung meriah dengan pertunjukan seni dan berbagai hiburan di Stadion Patriot Candrabhaga.
Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut digelar pada 7-19 November 2026. Selain Kota Bekasi, penyelenggaraan juga melibatkan Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor sebagai tuan rumah.
Porprov Jabar XV 2026 diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Dengan begitu, pesta olahraga ini tidak hanya meninggalkan jejak medali, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM.







