Asap Tebal Berujung Kebakaran, Cerobong Pabrik Se’i Indonesia Cibinong Dilalap Api

Kebakaran terjadi pada bagian exhaust atau cerobong asap milik pabrik pengolahan daging Se’i Indonesia di Jalan Lingkungan, Cibinong,

Rekam24.com, Bogor – Kebakaran terjadi pada bagian exhaust atau cerobong asap milik pabrik pengolahan daging Se’i Indonesia di Jalan Lingkungan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (26/6/2026) pagi. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bangunan utama dan tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan laporan kejadian diterima petugas pada pukul 05.43 WIB. Tim dari Sektor Cibinong langsung bergerak ke lokasi dan tiba tujuh menit kemudian untuk melakukan penanganan.

Menurut keterangan saksi, insiden bermula saat proses pengovenan daging sedang berlangsung. Pekerja melihat asap yang keluar dari cerobong lebih tebal dari biasanya sebelum muncul percikan api dari dalam saluran exhaust.

Baca Juga : Liburan Seru Tanpa Nguras Kantong Dekat Dari Jakarta

“Terlihat asap keluar lebih tebal dari biasanya dari bagian cerobong. Tidak lama kemudian muncul percikan api di dalam saluran exhaust yang diduga berasal dari penumpukan lemak dan jelaga yang menempel pada dinding cerobong,” kata Yudi.

Melihat kondisi tersebut, pekerja segera menghentikan proses produksi dan melakukan langkah pengamanan dengan memutus aliran listrik serta melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

“Pekerja segera menghentikan proses pengovenan dan melakukan pemadaman awal menggunakan APAR. Namun untuk memastikan api benar-benar padam, kejadian tersebut dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran,” ujarnya.

Baca Juga : Sastra Winara Dorong Kolaborasi Pemkab dan TNI untuk Atasi Kekeringan

Setibanya di lokasi, petugas Damkar melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada bagian exhaust dan cerobong asap untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Proses penanganan berlangsung hingga sekitar pukul 07.50 WIB.

Yudi menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akumulasi lemak, minyak, dan jelaga yang menumpuk pada saluran exhaust sehingga mudah tersulut panas tinggi dari proses pengovenan.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Kerusakan hanya terjadi pada bagian exhaust dan cerobong yang terdampak panas serta api. Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Sebanyak dua unit kendaraan pemadam kebakaran dari Sektor Cibinong diterjunkan dalam penanganan tersebut. Berkat respons cepat petugas dan tindakan awal dari pekerja, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke area produksi maupun bangunan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *