Rekam24.com, Bogor – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memperkuat kolaborasi dengan TNI dalam upaya mengatasi dampak kekeringan yang mulai terjadi di sejumlah wilayah saat musim kemarau.
Menurut Sastra, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, beberapa daerah sudah mulai mengalami kekeringan. Kondisi tersebut perlu segera diantisipasi agar tidak berdampak pada kebutuhan air bersih masyarakat.
“Nah, kekeringan saya kemarin ngobrol dengan Kepala BPBD. Ada beberapa daerah memang sudah mulai kekeringan. Kita berharap langkah awal yang dilakukan oleh pemerintah jangan sampai ada warga kita kekeringan,” ujar Sastra.
Baca Juga : Satpol PP Sisir Jalur Sabililah, 17 Bangunan dan Lapak PKL Ditertibkan
Ia menegaskan, pemerintah daerah perlu mengambil langkah cepat dan terukur untuk memastikan pasokan air bersih tetap tersedia bagi masyarakat yang terdampak. Penanganan dini dinilai penting agar dampak kekeringan tidak semakin meluas.
Sastra juga mengusulkan agar Pemkab Bogor menjalin kerja sama lebih intensif dengan TNI yang memiliki program pembangunan sumur bor di berbagai daerah. Menurutnya, program tersebut dapat menjadi salah satu solusi untuk membantu masyarakat di wilayah yang mengalami kesulitan air bersih.
“Kita bisa, saya bilang ke Pak Bupati juga, berkolaborasi dengan TNI karena TNI ada program sumur bor. Untuk ini menjadi kesempatan kita untuk bagaimana bisa berkolaborasi dengan TNI supaya pasokan air yang daerah-daerah kekeringan bisa ditangani,” katanya.
Baca Juga : RANS Entertainment Siap IPO Rp429 Miliar, Demi Proyek ‘Cipungland’
Ia berharap sinergi antara Pemkab Bogor, BPBD, TNI, dan seluruh pihak terkait dapat mempercepat penanganan kekeringan sekaligus menjadi langkah antisipatif menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
Dengan kolaborasi yang kuat, Sastra optimistis kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah terdampak dapat terpenuhi sehingga aktivitas warga tetap berjalan normal meski menghadapi musim kemarau.








