Danrem 061/Suryakancana Dorong Aparatur Bangun Narasi Positif, Lawan Hoaks dengan Konten Nyata

Danrem 061/Suryakancana, Thomas Rajunio, menekankan pentingnya membangun narasi positif terkait kinerja pemerintah melalui konten

Rekam24.com, Bogor – Komandan Korem (Danrem) 061/Suryakancana, Thomas Rajunio, menekankan pentingnya membangun narasi positif terkait kinerja pemerintah melalui konten yang faktual dan berbasis kenyataan.

Hal itu disampaikan usai kegiatan sosialisasi yang melibatkan kepala daerah serta unsur aparatur negara. Menurutnya, TNI, Polri, dan ASN perlu memiliki kesamaan pandangan dalam menyampaikan informasi kepada publik agar tidak kalah oleh arus misinformasi.

“Ini keinginan saya untuk bisa ngobrol dengan Bupati, Wali Kota, dan juga Mas Dedi. Saya merasa kita sebagai aparatur negara perlu membangun narasi yang baik tentang apa yang dikerjakan pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga :  Borong Buku Murah! Semesta Buku Bogor Hadir di Botani Square, Diskon s.d. 90%

Ia menegaskan, narasi yang dibangun tidak hanya terkait program Presiden, tetapi seluruh program pemerintah di berbagai tingkatan. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan utuh.

Dalam menghadapi maraknya berita tidak benar, Danrem menilai pendekatan yang tepat bukan dengan membalas komentar negatif, melainkan menghadirkan konten tandingan yang menunjukkan fakta di lapangan.

“Kita kalahkan berita yang tidak benar bukan dengan membalas komentar, tetapi dengan konten lain yang menunjukkan wujud nyata dari apa yang kita kerjakan,” katanya.

Baca Juga : Bupati Bogor Soroti Perda Adat dan Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD

Ia juga mengibaratkan setiap program pemerintah seperti pisau bermata dua atau koin dengan dua sisi, yang bisa dipandang berbeda tergantung perspektif. Karena itu, menurutnya, penting bagi aparatur negara untuk menyampaikan sisi positif dan manfaat program kepada masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sebagai bagian dari aparatur pemerintah, TNI dan Polri memiliki tanggung jawab untuk mendukung setiap kebijakan yang telah ditetapkan.

“Kami ini aparatur negara, aparatur pemerintah. Apa yang menjadi program pemerintah, itu yang harus kami dukung,” tegasnya.

Melalui sinergi lintas instansi dan pemanfaatan media sosial secara aktif, diharapkan penyampaian informasi kepada masyarakat menjadi lebih efektif serta mampu menekan penyebaran hoaks.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *