Edisi Khusus #2 Kendaraan Dinas Listrik, Wali Kota Bogor Tolak Mobil Baru, Dedie Rachim Pilih Pakai Mobil Listrik Lama

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim salah satu kepala daerah yang tidak terlalu mementingkan kendaraan operasional.

Rekam24.com, Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim salah satu kepala daerah yang tidak terlalu mementingkan kendaraan operasional. Bahkan jika dinas luar kota ke wilayah Bandung Ia memilih menggunakan transportasi umum hingga menumpang kendaraan operasional milik anak buahnya.

Sejak menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor periode 2019 – 2024 Ia pun tidak terlalu memikirkan kendaraan dinas dan memilih menggunakan kendaraan dinas yang disediakan. Pada tahun 2021 – 2022 Ia disediakan kendaraan listrik jenis Ioniq karena sebagai langkah mendukung program pemerintah pusat dalam penggunaan kendaraan listrik.

Setelah masa jabatanya selesai kendaraan tersebut digunakan oleh Sekda Kota Bogor. Dan setelah Dedie Rachim memenangkan Pilkada bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin kendaraan dinas itu kembali Digunakan tanpa meminta mengganti kendaraan baru.

Baca Juga : Viral Pengemis Cilik Paksa Minta Rp10 Ribu di Bogor, Dinsos Amankan 5 Orang Anggota Komplotan

Hal itu juga dilakukan oleh Jenal Mutaqin yang lebih memilih menggunakan kendaraan dinas bekas Bima Arya.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim pun menolak disediakan mobil dinas listrik baru, Ia mengaku lebih memilih mobil lama yang masih bisa digunakan.

“Nggak usah. Biar staf dan wilayah saja. Saya pakai yang sudah ada saja,” ucap Dedie Rachim kepada Rekam24.com secara ekslusif.

Sejak menggunakan kendaraan dinas listrik ketika menjabat sebagai Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengaku sangat hemat biaya.

Baca Juga : Edisi Khusus #1 Kendaraan Dinas Listrik, Irit Operasional, Efisiensi Anggaran Hingga 90 Persen

Jika dihitung per kilometers mobil listrik hanya memerlukan biayanya sekitar Rp. 440,- .

“Kemudian iritnya lagi Tidak perlu ganti olie mesin, olie gardan, busi, filter udara, filter bensin, air radiator dan spare parts berat, jadi super irit,”pungkasnya.

Tak hanya itu, biaya pajak kendaraan nya pun sangat murah. Jika digunakan ke Jakarta tidak harus mengikuti aturan ganjil genap karena sudah menggunakan kendaraan listrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *