Sapi Kurban 1 Ton dari Presiden Prabowo Disembelih di Kayumanis, Wakil Wali Kota Bogor: Berkah untuk Warga

Pemerintah Kota Bogor menyembelih hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Hari Raya Iduladha 1447 H

Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota Bogor menyembelih hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Hari Raya Iduladha 1447 H, Rabu (27/5/2026).

Sapi berjenis simental dengan bobot fantastis mencapai 1 ton 20 kilogram tersebut disembelih di RW 11, Kelurahan Kayumanis, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengungkapkan rasa terima kasihnya yang mendalam atas perhatian berkelanjutan dari Presiden untuk masyarakat Kota Bogor.

“Hari ini kami ucapkan terima kasih kepada Pak Presiden yang diwakili oleh kementerian, karena sudah memberikan bantuannya untuk Kota Bogor. Ini adalah kali kedua masyarakat Kota Bogor menerima sapi kurban dari Pak Presiden,” ujarnya saat meninjau lokasi penyembelihan.

Baca Juga : Dolar Tembus Rp 17.795, Menkeu Sebut Fundamental RI Masih Kuat

Sebagai informasi, pada tahun lalu bantuan serupa disalurkan di Pondok Pesantren As-Shogiri, Tanah Baru, Bogor Utara. Jenal berharap ibadah kurban ini membawa berkah bagi semua pihak, khususnya bagi sang Kepala Negara.

“Semoga jadi manfaat dan keberkahan buat kita semua. Tentu pahalanya mengalir untuk Pak Presiden supaya sehat dan selalu diberikan kekuatan,” tambahnya.

Dengan bobot 1.020 kg dan kondisi tubuh yang gemuk serta padat, sapi presiden ini diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 1.000 kantong daging. Jumlah ini jauh lebih banyak dibanding sapi seberat 300 kg yang biasanya hanya menghasilkan sekitar 250 kantong.

Meski begitu, Jenal menyerahkan penuh urusan teknis dan pembagian logistik kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.

Baca Juga : Presiden Prabowo Kirim 11 Sapi Kurban untuk Pemprov dan Kabupaten/Kota di Bengkulu

“Kondisi sapinya terlihat cukup gemuk dan dagingnya berisi. Mudah-mudahan berapa pun hasilnya, yang terpenting ada kebersamaan. Nanti panitia yang mengatur, kita berikan kepercayaan penuh ke DKM,” jelasnya.

Terkait terpilihnya Kelurahan Kayumanis sebagai lokasi penyembelihan tahun ini, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa tidak ada klasifikasi atau syarat khusus yang rumit. Pemilihan ini murni merupakan kebijakan Pemerintah Kota Bogor agar distribusi bantuan bisa dirasakan merata di seluruh wilayah.

Pemkot Bogor menerapkan sistem giliran (mutasi) wilayah setiap tahunnya. Jika tahun 2025 lalu dilaksanakan di Kecamatan Bogor Utara (As-Shogiri, Tanah Baru), maka tahun 2026 ini giliran Kecamatan Tanah Sareal (Kayumanis), dan tahun depan rencananya akan dilaksanakan di Kecamatan Bogor Timur.

“Setiap tahun berputar. Insyaallah tahun depan di Bogor Timur. Jadi tidak ada spesifikasi syarat, di mana pun selama masih di Kota Bogor. Kami ingin berbagi di tiap kecamatan secara bergantian. Mudah-mudahan selama lima tahun kami menjabat, enam kecamatan di Bogor semuanya mendapatkan giliran bantuan sapi dari Presiden,” paparnya. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *