Rekam24.com, Bogor – Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) di wilayah RT 004/RW 007, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, mengalami krisis air bersih akibat kekeringan. Mengeringnya sumber mata air dan sumur penampungan warga membuat aktivitas harian masyarakat setempat sempat terganggu.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko mengatakan menanggapi laporan warga yang masuk melalui media sosial pada Senin (13/7/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan assessment sekaligus menyalurkan bantuan logistik darurat berupa air bersih.
“Dikarenakan sumber mata air dan sumur warga kering, kebutuhan mendesak masyarakat di sini adalah air bersih. Kami telah merespons dan menyelesaikan penyaluran bantuan sekitar 4.000 liter air bersih untuk kebutuhan warga terdampak,” ujar Dimas. Senin (13/7/2026).
Baca Juga : Bukan Penegakan Hukum, Mahfud MD Cium Aroma Kompromi di Kasus Febri Adriansyah
Proses penanganan dan distribusi air bersih ini selesai dilakukan pada pukul 12.00 WIB. Dalam upaya penanggulangan ini, BPBD Kota Bogor bersinergi dengan pihak Kelurahan Kedunghalang serta pengurus RT/RW setempat guna memastikan koordinasi di lapangan berjalan lancar.
Saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan telah kondusif setelah pasokan air bersih darurat berhasil disalurkan. (Maya Melina).








