Viral Pengemis Cilik Paksa Minta Rp10 Ribu di Bogor, Dinsos Amankan 5 Orang Anggota Komplotan

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor bergerak cepat mengamankan sejumlah anak jalanan yang meresahkan masyarakat setelah sebuah video viral

Rekam24.com, Bogor – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor bergerak cepat mengamankan sejumlah anak jalanan yang meresahkan masyarakat setelah sebuah video viral menunjukkan aksi pengemis cilik yang memaksa meminta uang dengan nominal spesifik sebesar Rp10.000.

Menanggapi laporan masyarakat di media sosial, tim Reaksi Cepat (TRC) Pemerataan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melakukan penyisiran intensif di titik-titik rawan Kota Bogor.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Sosial dan Dinas Sosial Kota Bogor, Coki Irsanja Herza Rambe menjelaskan bahwa penindakan ini berawal dari pemantauan tim di media sosial pada Sabtu malam (11/4/26).

Baca Juga : Edisi Khusus #1 Kendaraan Dinas Listrik, Irit Operasional, Efisiensi Anggaran Hingga 90 Persen

Pada Sabtu, (11/4/26) pukul 23.00 WIB, sebuah video viral yang memperlihatkan aksi pengemis paksa terpantau oleh tim Dinas Sosial dan segera dikoordinasikan melalui grup TRC PPKS. Keesokan harinya, Minggu (12/4/26) pukul 17.54 WIB, tim di lapangan berhasil menemukan anak-anak yang dicurigai terlibat dalam praktik meminta-minta secara memaksa. Selanjutnya, pada Senin (13/4/26) pukul 08.30 WIB, dilakukan asesmen mendalam terhadap mereka yang telah terjaring dalam operasi tersebut.

Berdasarkan hasil asesmen, terungkap bahwa anak-anak tersebut bukan bergerak sendiri, melainkan merupakan bagian dari satu komplotan.

“Dari hasil asesmen, kami menerima informasi bahwa mereka satu komplotan dengan yang meminta secara paksa. Saat ini teridentifikasi ada 2 orang lagi yang belum terjaring,” ujar Coki saat diwawancarai. Rabu (15/4/26).

Baca Juga : Diduga Korsleting Listrik, Gudang Sparepart Motor di Tajurhalang Terbakar, Kerugian Rp700 Juta

Dari total 5 orang yang sempat diamankan, 1 orang telah diperbolehkan pulang setelah diberikan pembinaan. Dinsos memberikan peringatan keras agar mereka tidak lagi turun ke jalan untuk mengamen maupun meminta-minta.

Hingga saat ini, pihak Dinsos masih terus melakukan penyisiran untuk mengamankan dua anggota komplotan lainnya yang masih berkeliaran. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *