Rekam24.com, Bekasi – Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Faisal, memberikan respons terkait langkah tegas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang menertibkan dan menata pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda hingga Terminal Induk Bekasi pada Senin (22/6/2026).
Penertiban yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Bekasi bersama jajaran kepala dinas terkait ini menyasar sekitar 200 PKL. Langkah ini merupakan bagian dari program besar penataan ulang kawasan perkotaan demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan estetis.
Faisal menegaskan bahwa program penataan ini bukanlah kebijakan yang tebang pilih atau hanya berpihak pada kelompok tertentu, melainkan sebuah langkah menyeluruh untuk memperbaiki tata kelola kota secara total.
Baca Juga : Perangi Penyakit Menular, DPRD Kota Bekasi Ajak Warga Bersinergi
“Menata ulang kota ini artinya menciptakan ketertiban. Jadi, ini bukan sekadar program yang memihak, tetapi program yang memang menyeluruh,” ujar politisi Partai Golkar tersebut.
Ia menambahkan, penataan di kawasan Jalan Juanda merupakan kelanjutan dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercantik wajah kota. Meski demikian, Faisal mengingatkan agar pemerintah tidak mengesampingkan nasib para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ini program lanjutan yang sifatnya menata kembali kota dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan, keindahan, dan ketertiban. Namun, tentunya tidak melupakan keberadaan UMKM,” tegasnya.
Baca Juga : Ketua DPRD Kota Bekasi Dukung Aksi Tanam Pohon dan Edukasi Sampah di SDN Aren Jaya I
Faisal pun berharap Pemkot Bekasi segera menyiapkan solusi konkret bagi para pedagang yang terdampak. Hal ini penting agar roda ekonomi masyarakat kecil tetap bisa berputar di tengah proses pembenahan kota.
Menanggapi wacana pengalihan pengelolaan pasar ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Faisal mengaku tidak keberatan. Baginya, opsi tersebut sangat baik selama dikelola secara profesional dan berdampak positif bagi warga.
“Tidak ada masalah, selama pengelolaannya profesional dan memang bisa memberikan hasil yang baik. Kenapa tidak?” pungkasnya.
Sebagai informasi, penataan kawasan Jalan Juanda ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Bekasi dalam menghadirkan ruang publik yang aman dan nyaman, sekaligus mendukung visi pembangunan kota yang berkelanjutan.








