Rekam24.com, Bogor – Seorang pengemudi taksi berinisial RKS (46) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa (28/4/2026) sore.
Penemuan jasad korban bermula saat pihak perusahaan taksi menaruh curiga karena kendaraan yang biasa digunakan korban tidak beroperasi selama lima hari terakhir.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison mengatakan, pihak operator meminta rekan sesama driver untuk mengecek keberadaan korban lantaran sebelumnya mendapat informasi bahwa RKS sedang sakit.
Baca Juga : Belajar Seni Menawar, Siswa SD High Scope Belanja di Pasar Gembrong Sukasari
“Driver diperintahkan oleh operation untuk mengecek mobil dan drivernya karena informasi terakhir korban sedang sakit dan sudah lima hari kendaraan tidak beroperasi,” ucap Kompol Edison, Rabu (29/4/2026)
Saat tiba di lokasi, rekan korban kemudian meminta bantuan petugas keamanan perumahan untuk melakukan pengecekan ke dalam rumah. Dari celah pintu teralis, satpam melihat seseorang dalam posisi tergeletak di lantai.
“Satpam melihat dari pintu teralis ada orang terkapar di dalam rumah, kemudian memanggil rekannya untuk memastikan kondisi tersebut,” katanya.
Baca Juga : Pemkab Bogor Siap Bangun Palang Kereta Api, Tinggal Tunggu Persetujuan PT KAI
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban disebut sudah membiru dan menimbulkan bau menyengat.
“Tidak lama kemudian anggota Polsek Cileungsi datang ke lokasi dan korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Polri untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Edison.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan adanya darah yang keluar dari mulut dan hidung korban. Selain itu, di sekitar lokasi juga ditemukan sejumlah obat-obatan.
“Korban ditemukan dalam posisi terlentang di dekat area dapur. Dari mulut dan hidung mengeluarkan darah, kemudian di pergelangan tangan kanan terdapat plester warna putih,” tandasnya










