Rekam24.com, Bandung – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menekankan pentingnya penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) di seluruh wilayah Jawa Barat. Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata tidak boleh hanya terpaku pada kuantitas kunjungan, melainkan harus menjamin kelestarian lingkungan dalam jangka panjang.
Pesan tersebut disampaikan Erwan dalam acara West Java Travel Heritage (WJTH) 2026 yang berlangsung di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung, Selasa (28/4/2026). Acara yang diinisiasi oleh DPP Insan Pariwisata Indonesia (IPI) ini mengusung tema “Dengan Harmoni Budaya dan Alam Kita Bangkitkan Pariwisata Jawa Barat”.
“Jangan sampai kita mengorbankan alam demi kunjungan wisata. Apabila alam rusak, tidak ada yang kita wariskan untuk anak cucu ke depan,” tegas Erwan.
Baca Juga : Target 100% Air Bersih, Wagub Rano Karno Resmikan IPA Portable Semanan
Ia mencontohkan, salah satu langkah konkret yang bisa diambil adalah dengan membatasi pembangunan infrastruktur di area wisata alam agar tidak melebihi kapasitas lingkungan (daya dukung lahan). Erwan memperingatkan bahwa eksploitasi lahan yang berlebihan atas nama pariwisata justru akan memicu bencana di kemudian hari.
“Jangan demi wisatawan semua dibabat, akhirnya berpotensi terjadi bencana,” tambahnya.
Selain aspek alam, Erwan juga menyoroti kekayaan budaya, kuliner, dan sejarah Jawa Barat sebagai pilar utama daya tarik wisata yang harus dikelola secara sinergis melalui kolaborasi antar-pemangku kepentingan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum DPP IPI, I Gede Susila Wisnawa, menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi melalui jaringan DPD IPI yang kini tersebar di 11 provinsi. Sementara itu, Direktur Utama Saung Angklung Udjo, Taufik Hidayat Udjo, menilai sinergi hulu-hilir sangat krusial untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang sehat di Jawa Barat.










