Tragedi Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur: 7 Korban Jiwa, Evakuasi Lokomotif Berlanjut

Kereta Api Argo Bromo Anggrek ini mencatat dampak yang cukup signifikan terhadap penumpang dan layanan perjalanan.

Rekam24.com, Bekasi – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, memberikan pembaruan terkini langsung dari lokasi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada pukul 06.30 WIB.

Insiden yang melibatkan rangkaian Kereta Api Argo Bromo Anggrek ini mencatat dampak yang cukup signifikan terhadap penumpang dan layanan perjalanan.

Berdasarkan keterangan resmi, total korban jiwa dalam musibah ini mencapai 7 orang meninggal dunia. Sementara itu, tercatat 81 penumpang mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.

Baca Juga : Optimalkan Potensi Ciwaringin: Dari Prestasi UMKM hingga Rencana Sulap Lahan Tidur Menjadi Produktif

Upaya penyelamatan masih menjadi prioritas utama, mengingat masih ada 3 penumpang yang dilaporkan terjebak di dalam rangkaian kereta. Tim evakuasi bekerja ekstra hati-hati untuk menjamin keselamatan para korban yang masih tertahan.

Evakuasi fisik terhadap rangkaian kereta memakan waktu yang cukup lama, yakni sekitar 8 jam. Hal ini disebabkan oleh prosedur keamanan ketat yang diterapkan di lapangan. Hingga pagi ini, tim telah berhasil memindahkan 12 gerbong Argo Bromo Anggrek ke Stasiun Bekasi.

Fokus selanjutnya adalah mengevakuasi unit lokomotif. PT KAI terus melakukan koordinasi intensif dengan Basarnas guna memastikan proses pengangkatan lokomotif berjalan lancar tanpa membahayakan petugas maupun sisa korban yang ada.

Baca Juga : Tragedi Bekasi Timur: Argo Bromo Tabrak KRL, Jalur Lumpuh Total

Meskipun jalur hilir telah dibuka kembali untuk operasional kereta api, layanan Commuter Line masih mengalami pembatasan.

Commuter Line saat ini hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi.

Penumpang belum dapat naik atau turun di Stasiun Bekasi Timur.

Bagi pihak keluarga korban yang membutuhkan informasi lebih lanjut, PT KAI telah membuka Posko Tanggap Darurat di Stasiun Bekasi Timur. Selain itu, masyarakat dapat menghubungi pusat kontak melalui Call Center 121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *