Rayakan Hari Angkutan Umum Nasional, Transjakarta Tambah 30 Bus Listrik Rakitan Lokal

Transjakarta mempertegas komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan lintas wilayah sekaligus mempercepat transisi menuju energi hijau

Rekam24.com, Jakarta – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mempertegas komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan lintas wilayah sekaligus mempercepat transisi menuju energi hijau. Langkah ini dibuktikan dengan konsistensi operasional rute Transjabodetabek S61 (Alam Sutera – Blok M) yang kini genap berusia satu tahun.

Sebagai salah satu tulang punggung mobilitas warga penyangga Jakarta, rute S61 mencatatkan pertumbuhan pelanggan yang signifikan. Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta, Fadly Hasan, menyatakan bahwa integrasi antarwilayah adalah kunci transportasi masa depan.

“Keberhasilan rute S61 selama setahun ini menjadi bukti nyata dinamisnya mobilitas masyarakat Jabodetabek. Kami tidak lagi melihat batas wilayah sebagai sekat, melainkan peluang untuk membangun konektivitas yang andal bagi semua,” ujar Fadly pada Senin 27 April 2026.

Baca Juga : Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Cocok untuk Aktivitas Luar Ruangan!

Hingga awal 2026, performa Transjakarta terus menanjak dengan volume pelanggan mencapai 1,4 juta perjalanan per hari. Per Februari 2026, cakupan layanan bahkan telah menjangkau 92,4% wilayah Jakarta. Lonjakan drastis juga terlihat dari total pelanggan sepanjang 2025 yang mencapai 413 juta orang, meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2022.

Akselerasi Bus Listrik Dalam Negeri Bertepatan dengan Hari Angkutan Umum Nasional, Transjakarta meresmikan penambahan 30 unit bus listrik terbaru hasil rakitan dalam negeri. Penambahan ini menggenapkan total armada bus listrik yang beroperasi menjadi 500 unit.

Baca Juga : Bupati Bogor Apresiasi Warga Bojonggede, Konsisten Jaga Warisan Budaya

Langkah ini merupakan bagian dari peta jalan ambisius Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan kota rendah emisi. Transjakarta menargetkan elektrifikasi armada sebesar 50% pada tahun 2027, dan mencapai 100% atau 10.047 unit armada listrik pada tahun 2030 demi target Net Zero Emission.

“Kami mengajak masyarakat untuk terus menjadikan transportasi publik sebagai pilihan utama. Kota yang maju dimulai dari sistem transportasi yang baik dan masyarakat yang aktif memanfaatkannya,” pungkas Fadly.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *