Rekam24.coom, Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menerbitkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi melanda wilayah ibu kota pada periode 29 April hingga 3 Mei 2026.
Merujuk data BMKG, seluruh wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi ini dikhawatirkan memicu dampak hidrometeorologi seperti genangan dan banjir.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, meminta warga untuk tetap tenang namun meningkatkan level kewaspadaan.
Baca Juga : Misi 100 Emas: Kota Bogor Siapkan 572 Atlet Tempur untuk Porprov XV
“Masyarakat diimbau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem. Ini adalah kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir,” ujar Isnawa pada Rabu (29/4).
Sebagai langkah antisipasi, BPBD menyarankan masyarakat untuk:
Memantau Tinggi Muka Air: Melalui laman bpbd.jakarta.go.id/waterlevel.
Update Informasi Banjir: Melalui pantaubanjir.jakarta.go.id.
Baca Juga : Trotoar Rusak dan Material Menumpuk, KPP Bogor Raya Desak Pemkot Evaluasi Izin APJATEL.
Persiapan Mandiri: Menyiapkan payung, jas hujan, serta Tas Siaga Bencana (TSB).
Isnawa juga menegaskan agar warga segera menghubungi layanan darurat Jakarta Siaga 112 jika membutuhkan pertolongan. Layanan ini tersedia gratis dan beroperasi selama 24 jam penuh.
“Kami terus berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh personel dan sarana prasarana siap mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di ibu kota,” pungkasnya.










