Rekam24.com, Bogor – PT Mitra Natura Raya selaku pengelola Kebun Raya Bogor resmi menghadirkan KULTURA: Sunda Ngariung. Program eduwisata budaya ini menggabungkan seni pertunjukan, pameran budaya, workshop interaktif, kuliner tradisional, serta aktivitas edukatif dalam satu pengalaman yang terbuka bagi masyarakat luas.
Acara ini berlangsung setiap hari mulai 20 Juni hingga 12 Juli 2026, pukul 08.00–16.00 WIB di Area Kenari II, Kebun Raya Bogor.
KULTURA lahir dari pengembangan program Sunset di Kebun yang sebelumnya sukses menjadi ruang kreatif bagi anak muda. Melihat pentingnya pelestarian budaya dalam pembangunan karakter bangsa, KULTURA kini dikembangkan menjadi sebuah intellectual property (IP) baru yang berfokus pada pelestarian budaya Nusantara melalui pendekatan eduwisata berkelanjutan.
Baca Juga : Didakwa Pasal Berlapis, Ini Duduk Perkara Kasus Skincare Dokter Richard Lee
Mengusung tema “Sunda Ngariung”, edisi perdana ini mengangkat filosofi hidup masyarakat Sunda: Silih Asih, Silih Asah, dan Silih Asuh. Nilai-nilai tersebut diterjemahkan ke dalam berbagai pengalaman interaktif di tengah lanskap alam Kebun Raya Bogor.
Program ini dikembangkan oleh PT Mitra Natura Raya—bagian dari Dyandra Media Internasional, Tbk (DYAN)—yang merupakan mitra Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam pengelolaan Kebun Raya di Bogor, Cibodas, Purwodadi, dan Bali.
“KULTURA: Sunda Ngariung bukan sekadar pertunjukan budaya, melainkan ruang interaksi antara masyarakat dengan warisan budaya bangsa. Kami ingin menghadirkan pengalaman langsung agar budaya dapat dinikmati, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Marga Anggrianto, Direktur Perseroan PT Mitra Natura Raya.
Selama penyelenggaraan, pengunjung dapat menikmati berbagai area budaya yang menampilkan, kaulinan (permainan) tradisional dan rumah adat Sunda, instalasi budaya, alat transportasi, serta senjata tradisional, Showcase hasil bumi dan aktivitas edukatif ramah keluarga.
Tersedia pula workshop interaktif hasil kolaborasi dengan perajin lokal Jawa Barat, seperti, Pembuatan maket bambu (Leuit) bersama MQ Art Bamboo, Workshop shrink paper bersama Jelina Creative, Merangkai bunga khas Sunda bersama Cannie Gift & Florist, Membatik motif khas Jawa Barat bersama Batik Handayani.
Sementara itu, seni pertunjukan utama akan memeriahkan suasana setiap akhir pekan. Pengunjung dapat menyaksikan pementasan Wayang Golek (lakon Gatot Kaca Gugur, Rahwana Gugur, Hanoman Tandang, dan Cepot Jadi Raja), Sendratari (Sangkuriang, Hanoman Obong, Dyah Pitaloka, dan Sulanjana), serta pertunjukan angklung, kecapi suling celempungan, dan upacara adat.
Baca Juga : Difitnah Selingkuh dengan Asila Maisa, Rizky Billar Polisikan 6 Akun Medsos
Pengalaman budaya ini makin lengkap dengan hadirnya area Ngariung Sunda yang menyajikan kuliner khas Pasundan dari para pelaku UMKM lokal.
Abi Irawan, General Manager Event PT Mitra Natura Raya, menjelaskan bahwa konsep “Sunda Ngariung” dipilih untuk merepresentasikan semangat kebersamaan.
“Kami ingin menciptakan ruang hangat di mana keluarga, komunitas, dan wisatawan bisa berkumpul sekaligus belajar budaya,” kata Abi. Beliau juga menambahkan bahwa KULTURA dirancang sebagai platform berkelanjutan yang akan mengangkat budaya Nusantara lainnya di tahun-tahun mendatang: Bali (2027), Kalimantan (2028), Betawi (2029), hingga perhelatan Nusantara skala besar (2030).
KULTURA: Sunda Ngariung diharapkan menjadi destinasi wisata budaya pilihan utama selama musim liburan sekolah ini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan kegiatan, masyarakat dapat mengunjungi akun Instagram resmi di @kulturabudaya.








