Solusi Anti Rayap Tanpa Pengeboran: Pipa TermiPore Resmi Hadir di Indonesia Lewat Investasi Rp 10 Miliar

Foto bersama Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama PT Asa Jaya Mandiri (AJM), anak usaha dari APCO Group yang berbasis di Bogo, Foto/Istimewa
Foto bersama Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama PT Asa Jaya Mandiri (AJM), anak usaha dari APCO Group yang berbasis di Bogo, Foto/Istimewa

Rekam24.com, Bogor – Masalah serangan rayap yang kerap merusak fondasi bangunan kini mendapat solusi modern. PT Asa Jaya Mandiri (AJM), anak usaha dari APCO Group yang berbasis di Bogor, resmi mendatangkan teknologi pipa anti-rayap canggih bernama TermiPore ke pasar Indonesia.

Langkah strategis ini terwujud setelah APCO Group menandatangani kerja sama Joint Venture bernilai Rp 10 miliar bersama perusahaan asal Singapura, Entech Global Solution. Tak hanya itu, ekspansi bisnis ini juga menggandeng raksasa sains lingkungan dari Filipina, LEADS Environmental Health, guna memperkuat standar pengendalian hama (pest control) perkotaan di tanah air.

Bacaan Lainnya

Acara penandatanganan kesepakatan bernilai fantastis ini turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Baca Juga : Rumah Ambruk Saat Hujan Deras di Tajurhalang, Tiga Orang Jadi Korban

Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan pelaku usaha lokal yang mampu menarik investasi asing sekaligus menembus rantai pasok global. Menurutnya, Pemerintah Kota Bogor akan terus mendukung iklim bisnis lokal agar semakin tangguh dan berdaya saing internasional.

Selama ini, metode penanganan rayap kerap kali dilakukan secara reaktif ketika kerusakan sudah terjadi. Proses pengisian ulang cairan kimia pun umumnya memaksa pemilik properti untuk mengebor lantai keramik, yang tentu merusak keindahan interior rumah atau gedung.

Baca Juga : Bupati Bogor Lantik 67 ASN, Seleksi Terbuka Jadi Mekanisme Pengisian Jabatan

Hadirnya TermiPore membawa perubahan besar (game changer) bagi industri properti dan konstruksi dengan mengusung konsep pencegahan sejak tahap pra-konstruksi (sebelum bangunan dicor).

Beberapa keunggulan utama dari teknologi TermiPore meliputi, struktur Honeycomb Khusus, menggunakan pipa elastomer berpori menyerupai sarang lebah yang dipasang tepat di bawah fondasi lantai sebelum proses pengecoran. penyebaran cairan presisi, desain pipa memungkinkan cairan termitisida menyerap dan tersebar secara merata ke seluruh lapisan bawah bangunan.

Fitur Retreatment Luar Bangunan: Pengisian ulang cairan anti-rayap di masa mendatang dapat dilakukan langsung dari titik luar gedung. Pemilik bangunan tidak perlu lagi merusak atau mengebor lantai keramik.

Formula Ramah Lingkungan: Cairan pelindung dirancang aman bagi lingkungan sekitar serta nyaman bagi penghuni bangunan.

Inovator sekaligus pemilik hak paten TermiPore, Pranav, mengungkapkan alasannya mengekspansi teknologi ini ke Indonesia. Menurutnya, potensi pasar properti di Indonesia sangat masif, namun pemahaman masyarakat terkait pentingnya proteksi pra-konstruksi masih perlu ditingkatkan.

Melalui kemitraan erat bersama AJM dan LEADS, pihaknya berkomitmen memberikan edukasi sekaligus menghadirkan standar proteksi bangunan tingkat dunia. Bagi para pemilik hunian maupun pengembang gedung komersial, penerapan sistem pipa anti-rayap ini diharapkan mampu meningkatkan nilai investasi properti serta memberikan rasa aman jangka panjang dari ancaman hama rayap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *