Tragis, Pria 67 Tahun Meninggal Dunia Usai Tertemper KRL Nambo di Bojonggede

Seorang pria berinisial P (67) meninggal dunia setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Nambo di jalur KM 39+8, Bojonggede Bogor

Rekam24.com, Bogor – Seorang pria berinisial P (67) meninggal dunia setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Nambo di jalur KM 39+8, Desa Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu (7/6/2026) sore.

Kapolsek Bojonggede, AKP Abdullah Safiih, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan keterangan yang diperoleh petugas, korban diduga hendak menyeberang rel dari arah timur ke barat saat KRL Nambo melintas dari arah selatan menuju utara.

“Diduga korban akan menyebrang dari arah timur ke barat, lalu melintas KRL Nambo dari arah selatan ke utara,” kata Abdullah saat dikonfirmasi.

Baca Juga : Jadwal, Harga, dan Tips War Tiket Konser BTS di GBK Desember 2026

Menurutnya, sebelum kejadian masinis telah membunyikan klakson panjang sebagai peringatan. Namun, korban tidak sempat menghindar hingga akhirnya tertemper kereta yang melaju.

“KRL sudah melakukan klakson panjang sebagai peringatan,” ujarnya.

Akibat benturan tersebut, korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit PMI Bogor dengan pendampingan pihak keluarga. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan tidak menyeberang di jalur rel kereta api guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *