Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memutar otak untuk mencari terobosan dalam mengurai kemacetan di tengah kota. Salah satu langkah taktis teranyar yang diambil adalah mempercepat pembukaan jalur Ring Road 2 (R2) sisi utara yang menghubungkan kawasan KS Tubun, Kaum Sari, hingga menembus area R3.
Langkah ini diambil setelah Pemkot Bogor melakukan pemetaan aset dan evaluasi teknis di lapangan. Jalur tersebut sebelumnya sempat tertunda pengembangannya karena terikat status sewa oleh pihak El Centro.
Namun, karena proyek pengembang tersebut mangkrak sejak tahun 2022 dan belum melunasi kewajiban sewa lahan, Pemkot Bogor memutuskan mengambil tindakan tegas demi kepentingan publik.
Baca Juga : Diduga Terjatuh dari Balkon Lantai 16 Hotel di Ciawi, Wisatawan Asal Tangerang Selamat
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menjelaskan bahwa Pemkot tidak bisa tinggal diam menunggu proses administrasi atau lelang yang berlarut-larut. Fokus utama Pemkot tahun ini adalah pengamanan aset dan pembersihan lahan (land clearing).
“Pembukaan jalur dulu, nanti kan nyambung ke CBD. Target awal kita laksanakan land clearing sesegera mungkin. Untuk anggaran resmi pembangunan fisik mungkin di tahun depan, tapi sekarang kita optimalkan anggaran pemeliharaan untuk pembersihan jalur,” ujar Dedie, Jumat (10/7/2026).
Pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) bersama kurator dari El Centro juga sudah meninjau lokasi. Secara legalitas, proses ini dipastikan berjalan lancar. Pembukaan akses ini dinilai akan menjadi solusi yang saling menguntungkan (win-win solution), karena dapat mendongkrak nilai kawasan El Centro agar lebih dilirik investor saat proses lelang nanti. (Maya Melina)







