PUPR Kota Bogor Mulai Garap Jalur R2 Utara Menuju Kawasan CBD

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai membuka jalur regional R2 di sisi Utara.

Rekam24.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai membuka jalur regional R2 di sisi Utara. Proyek ini akan membuka akses baru dari Jalan KS Tubun menuju kawasan Central Business District (CBD) hingga tembus ke wilayah Kaumsari.

Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menjelaskan bahwa pembukaan lahan sepanjang kurang lebih 350 meter ini merupakan respons taktis di lapangan. Meski awalnya tidak masuk dalam rencana utama tahun ini, langkah tersebut diambil demi mempercepat konektivitas wilayah di Bogor Utara.

Namun, proyek ini memiliki tantangan tersendiri. Kondisi topografi dari arah KS Tubun menuju kawasan CBD dan aliran sungai Cibagolo terbilang cukup curam karena tanahnya yang menurun. Oleh karena itu, PUPR tengah merencanakan rekayasa infrastruktur khusus agar jalur tersebut aman dilalui kendaraan.

Baca Juga :Urai Kemacetan Kota, Pemkot Bogor Targetkan Lahan R2 Bersih Tahun Ini 

“Kemungkinan kondisi di Perumahan Cibagolo ini nanti seperti yang ada di Kedung Halang. Jadi jalannya ada di bawah, sedangkan sungainya di atas, karena tanah menuju ke CBD ini agak turun,” ujar Esti.

Berdasarkan data aset Pemkot Bogor, lebar lahan yang tersedia untuk proyek ini mencapai sekitar 32 meter, yang nantinya diproyeksikan untuk membangun jalan dua lajur.

Saat ini, jalur yang menuju ke arah Kaumsari sebenarnya sudah masuk tahap pengerasan. Hanya saja, aksesnya masih tertutup oleh semak belukar. PUPR menegaskan agenda terdekat saat ini adalah pembersihan lahan (* land clearing*) dan pemantapan struktur jalan.

Untuk mempercepat proses, Pemkot Bogor berencana berkoordinasi dengan pihak pengembang kawasan CBD. Tujuannya agar pembangunan fisik awal ini bisa diakomodasi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Baca Juga : Pertalite Kosong di Sejumlah SPBU Bogor, Pegawai Sebut Pasokan dari Plumpang Terlambat Datang

Secara keseluruhan, jalur R2 Utara ini nantinya akan terhubung secara paralel dengan R2 sisi Selatan. Ujung dari proyek jalan lingkar ini ditargetkan berakhir di wilayah Kampung Rambay dan langsung tersambung ke akses JORR Sentul.

Terkait target rampung, Esti mengaku pembangunan akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi penganggaran daerah. Pemkot belum bisa mengucurkan anggaran penuh sekaligus karena harus membagi fokus dengan prioritas infrastruktur makro lainnya.

“Target kita terus berprogres pelan-pelan sampai selesai, karena kita juga melihat kondisi penganggaran. Yang jelas, prioritas kami di tahun 2028 adalah jalur R3 harus sudah tembus ke Tajur,” jelasnya.

Untuk tahun ini, PUPR akan fokus pada pembukaan lahan dan penanganan (treatment) awal di R2 Utara. Sementara untuk anggaran pembangunan fisik secara masif baru akan diusulkan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun anggaran berikutnya. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *