Rekam24.com, Aceh – Pemulihan pascabanjir di Aceh dan Sumatera Utara tak hanya soal membenahi jalan dan hunian, tetapi juga memastikan layanan kesehatan kembali berjalan aman dan layak. Menyadari pentingnya air bersih bagi operasional medis, Danone Indonesia memperkuat dukungan dengan membangun infrastruktur air bersih di 36 fasilitas kesehatan terdampak.
Berkolaborasi dengan Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI dan pemerintah daerah, program ini menghadirkan 35 titik sumur dalam (deep well) serta 7 unit instalasi water treatment. Dukungan tersebut menjangkau 7 RSUD dan 29 puskesmas/pustu di sejumlah wilayah seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, hingga Tapanuli Tengah.
Air bersih menjadi elemen vital di fasilitas kesehatan mulai dari tindakan medis, proses persalinan, hingga sanitasi harian. Tanpa pasokan air yang memadai, kualitas layanan dan keselamatan pasien bisa terancam.
Baca Juga : Wakaf dan Sedekah Energi, Langkah Nyata untuk Bumi
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, Agus Jamaludin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan dalam masa pemulihan.
“Air bersih adalah komponen esensial dalam menjaga mutu layanan dan keselamatan pasien, terutama di wilayah terdampak bencana. Dukungan ini sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan fasilitas kesehatan agar tetap beroperasi secara aman dan berkelanjutan,” ujarnya.
Senada dengan itu, VP General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto, menekankan bahwa pemulihan akses air bersih merupakan langkah mendasar untuk mengembalikan layanan kesehatan secara optimal.
Baca Juga : Kebocoran Gas di Bogor Tengah Hanguskan 3 Rumah, Satu Balita Meninggal Dunia
“Tanpa air bersih, layanan medis dan sanitasi tidak dapat berjalan maksimal. Sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat Indonesia, kami ingin terus hadir mendukung pemulihan wilayah terdampak dengan solusi yang berkelanjutan,” jelas Vera.
Sebelumnya, melalui merek AQUA, Danone Indonesia juga telah menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa puluhan ribu boks air mineral, produk nutrisi anak, serta distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak banjir.
Lebih dari sekadar bantuan darurat, inisiatif ini menjadi langkah nyata membangun kembali fondasi layanan kesehatan agar masyarakat tetap mendapatkan akses perawatan yang aman, bersih, dan layak, bahkan setelah bencana berlalu.










