Fasilitasi Warga dan SMAN 10, Lelang Tahap II Lapangan Taman Yasmin Bogor Dimulai

Pembangunan fasilitas lapangan Taman Yasmin di Kota Bogor bersiap memasuki lelang tahap kedua kelanjutan proyek berjalan cepat,

Rekam24.com, Bogor – Pembangunan fasilitas lapangan Taman Yasmin di Kota Bogor bersiap memasuki lelang tahap kedua. Peninjauan intensif terus dilakukan guna memastikan kelanjutan proyek berjalan cepat, tanpa mengesampingkan aspek sosial dan kebutuhan fasilitas pendidikan di sekitarnya.

Dalam peninjauan terbaru, ditegaskan bahwa ada dua fokus utama yang harus berjalan beriringan menjelang pelaksanaan lelang tahap dua ini, yakni integrasi dengan institusi pendidikan dan penyerapan aspirasi warga lokal.

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian adalah integrasi area olahraga ini dengan SMA Negeri 10 Kota Bogor yang letaknya bersebelahan. Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kesehatan jasmani para siswa secara optimal tanpa perlu dibatasi oleh sekat fisik seperti pagar.

Baca Juga : Antisipasi El Nino, Pemkot Bogor Tanam 544 Pohon di TPS 3R Mekar Mandiri

“Lapangan ini harus kita integrasikan juga dengan SMAN 10 Kota Bogor. Supaya siswa dan siswi bukan hanya urusan akademis saja, tetapi kesehatan jasmani itu penting untuk membangun bangsa Indonesia yang seutuhnya, yang sehat lahir dan batin. Tidak perlu dipagar-pagar, tetapi ini bagian yang terintegrasi,” ujarnya saat memberikan keterangan di lokasi.

Dedie menambahkan, keterbatasan lahan olahraga yang representatif di dalam lingkungan sekolah menjadi alasan kuat mengapa integrasi ini penting dilakukan demi mengedepankan semangat kebersamaan.

“Kan buat anak sekolah, buat warga. Bukan kemudian bikin sekolah sendiri, lapangan sendiri, tapi semua harus diintegrasikan,” tambahnya.

Baca Juga : Resmi Gantikan Mauricio Souza, STY Jadi Juru Taktik Baru Macan Kemayoran

Selain untuk siswa, lapangan olahraga ini diprioritaskan bagi warga sekitar agar dapat dimanfaatkan sebagai ruang publik yang positif, sekaligus mengurangi ketergantungan anak-anak pada gawai (gadget).

Untuk mencegah potensi konflik sosial setelah proyek rampung, pendekatan dialogis dengan warga setempat terus dilakukan guna menyerap aspirasi sejak dini. Langkah antisipasi juga mencakup penataan akses infrastruktur di sekitar kawasan, mengingat lokasi lapangan yang berdampingan dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

“Ini kan baru tahap pertama, lapangan sudah selesai. Masih ada jogging track, taman, tribun, lampu-lampu, termasuk juga ada jalur untuk akses ke TPU karena ini bersebelahan. Jangan nanti ada keluhan baru direspons, tapi diantisipasi dari sekarang,” jelasnya.

Baca Juga : Catat Tanggalnya! Gerhana Matahari Total Bakal Sapa Bumi 12 Agustus 2026

Pembangunan tahap pertama berupa lapangan utama saat ini telah selesai. Proyek akan segera dilanjutkan ke tahap berikutnya yang berfokus pada penyelesaian fasilitas penunjang.

Pemerintah telah mengalokasikan sisa anggaran sebesar Rp1,6 miliar untuk lelang tahap dua ini. Anggaran tersebut akan dialokasikan penuh untuk membangun fasilitas pendukung seperti tribun, lintasan lari (jogging track), taman, hingga sistem pencahayaan area.

“Mudah-mudahan setelah masuk tahap dua, semua urusan teknis selesai, urusan sosial juga selesai. Sisa 1,6 (miliar) untuk fasilitas penunjang dan pendukung, mudah-mudahan cukup,” pungkasnya. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *