Petaka Latihan Nyetir di Pakansari Bogor: Mobil Kursus Hantam Pesepeda dan 2 Gerobak, Korban Terseret

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Lingkar Stadion Pakansari, Cibinong. Mobil kursus mengemudi menabrak pesepeda dan dua gerobak PKL

Rekam24.com, Bogor – Kawasan Jalan Lingkar Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mendadak mencekam usai terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil kursus mengemudi, seorang pesepeda, serta dua pedagang kaki lima (PKL).

​Akibat insiden dramatis tersebut, dua orang dilarikan ke rumah sakit usai menderita luka serius akibat terhantam dan terseret kendaraan.

​Menurut saksi mata di lokasi kejadian, peristiwa bermula saat kendaraan milik lembaga kursus mengemudi melintas di jalan lingkar yang biasa dimanfaatkan untuk latihan nyetir.

Baca Juga : Pria Tanpa Identitas Tewas Diduga Tertemper Kereta di Rel Bojonggede

Situasi berubah drastis ketika seorang pesepeda mendadak berbelok memotong jalan hendak menuju arah kantor Dispora Kabupaten Bogor. Pengemudi mobil yang masih dalam tahap belajar diduga panik dan tak sempat melakukan pengereman.

​Bandi (19), pemilik gerobak kopi yang menjadi korban kehancuran lapak, membeberkan detik-detik mencekam saat mobil tersebut menghantam pesepeda sebelum akhirnya merangsak ke bahu jalan.

​”Mobilnya lagi belajar nyetir. Tiba-tiba nabrak sepeda dulu, terus nabrak gerobak saya sampai mental ke sini. Setelah itu baru nabrak gerobak tukang bakso,” ungkap Bandi saat ditemui di lokasi.

Baca Juga : Demo di Kejari Bogor, OKP Laporkan Dugaan Penyelewengan Dana Hibah

​Ia menuturkan, korban pesepeda sempat terseret di bawah kendaraan dengan kondisi luka cukup parah. Sementara itu, pedagang bakso di sebelahnya turut menjadi korban setelah terhempas akibat hantaman keras dari gerobaknya sendiri.

​Di sisi lain, Anang, pelatih dari lembaga kursus mengemudi Picukup, memberikan penjelasan terkait kronologi menurut versinya. Ia menegaskan bahwa armada mobilnya saat itu melaju dalam kecepatan rendah.

“Laju kendaraan standar, sudah masuk gigi dua dan pelan. Tiba-tiba pesepeda langsung motong masuk, otomatis pengemudi (siswa) kaget dan refleks membanting setir ke kanan,” terang Anang.

​Anang menambahkan bahwa area Stadion Pakansari memang rutin dipilih sebagai tempat latihan mengemudi bagi pemula karena kondisi lalu lintasnya yang dinilai cenderung lengang pada siang hari.

Meski diklaim melaju pelan, benturan berantai tersebut menghancurkan dua gerobak hingga tak tersisa. Bandi mentaksir kerugian material yang dialami usahanya mencapai Rp5 juta.

​Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini telah ditangani oleh unit laka lantas kepolisian setempat.
​Petugas masih mengumpulkan keterangan para saksi, memeriksa kronologi kejadian, serta mendalami unsur kelalaian—baik dari sisi pengemudi belajar maupun tanggung jawab pengawasan dari pihak penyedia jasa kursus mengemudi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *