Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi dampak abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Warga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah sebagai langkah pencegahan terhadap paparan partikel abu vulkanik.
Imbauan tersebut disampaikan Pemkot Bogor pada Minggu (6/9/2026). Masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi lingkungan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah maupun lembaga terkait.
Paparan abu vulkanik perlu diwaspadai karena partikelnya dapat berukuran sangat halus. Jika terhirup, partikel tersebut berpotensi mengganggu saluran pernapasan dan menimbulkan keluhan seperti batuk, pilek hingga sesak napas.
Baca Juga : Anak Krakatau Alami Erupsi Menerus, Sinar Api dan Suara Dentuman Teramati dari Pasauran
Risiko gangguan kesehatan juga perlu menjadi perhatian bagi masyarakat yang memiliki masalah pernapasan. Paparan abu vulkanik dapat memperburuk kondisi tertentu, termasuk pada penderita asma atau bronkitis.
Selain saluran pernapasan, abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit.
Pemkot Bogor meminta masyarakat menggunakan masker dengan benar ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Warga juga dianjurkan mengurangi kegiatan di luar rumah, khususnya apabila kondisi udara menunjukkan adanya paparan abu.
Baca Juga : Kebakaran Gudang Kasur Pesantren Al-Falak Bogor Dipadamkan, Sejumlah Santri Sesak Napas
Langkah pencegahan juga perlu dilakukan di dalam rumah. Pintu dan jendela disarankan tetap tertutup untuk mengurangi kemungkinan masuknya partikel abu ke dalam ruangan.
Setelah beraktivitas di luar rumah, masyarakat dianjurkan segera membersihkan diri, termasuk mencuci tangan dan wajah.
Apabila muncul gangguan pernapasan yang berlangsung atau semakin berat, warga diminta segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Di tengah situasi tersebut, masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan sebelum memastikan sumbernya.
Baca Juga : Erupsi Menerus Anak Krakatau: Lava Fountain Terus Berlangsung, Masyarakat Diminta Jauhi Radius 3 Km
Pemkot Bogor mengingatkan warga agar memantau perkembangan situasi melalui kanal resmi lembaga pemerintah dan instansi yang memiliki kewenangan dalam penanganan bencana serta informasi cuaca dan aktivitas vulkanik.
Beberapa sumber resmi yang dapat menjadi rujukan masyarakat antara lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Pemerintah Kota Bogor
Pemkot Bogor mengajak masyarakat tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan saling menjaga kesehatan selama perkembangan kondisi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dipantau.
(Maya Melina)






