Api Hanguskan Lahan Bambu di Cileungsi, Kobaran Nyaris Capai Gereja

Kebakaran lahan yang ditumbuhi pohon bambu terjadi di Jalan Pembangunan No. 83, Cileungsi, Kabupaten Bogor

Rekam24.com, Bogor – Kebakaran lahan yang ditumbuhi pohon bambu terjadi di Jalan Pembangunan No. 83, Kampung Bakom, RT 02 RW 03, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (10/7/2026) petang. Kobaran api sempat mengancam bangunan Gereja GBKP Cileungsi yang berada tepat di samping lokasi kejadian.

Peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 18.10 WIB. Saat ditemukan, api sudah membesar. Di lokasi juga ditemukan ban yang terbakar sehingga diduga menjadi pemicu munculnya api, meski penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

“Menurut pelapor, api sudah menyala di lokasi. Kemungkinan ada yang membakar ban karena di lokasi ditemukan ban yang terbakar. Warga sekitar sempat memadamkan api secara manual menggunakan ember berisi air, namun kobaran api belum juga padam,” demikian keterangan dalam laporan penanganan.

Baca Juga : Podcast KPU, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Partisipasi Politik dan Demokrasi yang Berkualitas

Pelapor kemudian menghubungi Command Center 112 Bogor Siaga untuk meminta bantuan. Laporan tersebut diteruskan kepada petugas yang langsung menuju lokasi dengan satu unit mobil pemadam dan lima personel. Perjalanan menuju lokasi sempat terkendala arus lalu lintas yang padat merayap di kedua jalur.

“Setibanya di lokasi api masih menyala, anggota langsung menggelar selang untuk segera melakukan pemadaman agar tidak semakin meluas perambatannya ke permukiman warga dan ke bangunan gereja yang berada di samping lokasi,” tulis laporan tersebut.

Baca Juga : PUPR Kota Bogor Mulai Garap Jalur R2 Utara Menuju Kawasan CBD

Setelah melakukan penanganan selama sekitar 55 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 19.38 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, sementara nilai kerugian masih belum diketahui. Lahan yang terbakar diketahui merupakan milik PT Lobunta.

“Meski perjalanan menuju lokasi sempat terhambat karena arus lalu lintas padat merayap di kedua jalur, api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa,” demikian penutup laporan penanganan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *