Rekam24.com, Bogor – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Cilebut, dekat Jembatan Dua, wilayah Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Sebuah mobil Daihatsu Ayla yang beroperasi sebagai taksi online Gocar terperosok dan jatuh ke jurang di sisi jalan.
Peristiwa tersebut mengejutkan warga sekitar yang mendengar suara dentuman keras dari lokasi kejadian. Dua orang penumpang bersama seorang pengemudi berada di dalam kendaraan saat kecelakaan terjadi.
Saksi mata di lokasi, Saleh Fauzi (57), yang akrab disapa Pak Obel, mengatakan dirinya mendengar suara keras ketika kendaraan tiba-tiba hilang kendali dan masuk ke jurang.
Berdasarkan keterangan warga, kecelakaan bermula saat mobil Gocar melintas di Jalan Raya Cilebut. Saat berpapasan dengan kendaraan lain, posisi mobil diduga terlalu menepi ke sisi jalan.
Baca Juga :Cekcok Saat Beli Gorengan, Pria 55 Tahun Tewas Dibacok di Pasar Cibinong
Pengemudi diduga mengantuk dan kemudian kehilangan kendali. Kendaraan yang terlalu dekat dengan bibir jurang akhirnya terperosok hingga jatuh ke bawah.
Menurut keterangan warga, pengemudi sempat panik ketika kendaraan mulai keluar dari badan jalan.
Namun, penyebab pasti kecelakaan masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak berwenang.
Dalam kecelakaan tersebut, terdapat tiga orang di dalam kendaraan, terdiri dari satu pengemudi dan dua penumpang.
Seluruh korban dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera berat. Meski demikian, mereka sempat mengalami trauma atau shock akibat kecelakaan.
Baca Juga :Â Kecelakaan Maut di Jalur Puncak Bogor, Dua Warga Megamendung Tewas Terlindas Truk
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan. Para korban kemudian dievakuasi ke rumah warga dengan bantuan masyarakat dan pengurus RT setempat.
Selain kecelakaan tersebut, warga juga menyoroti kondisi infrastruktur di sekitar lokasi.
Jalan di kawasan tersebut memiliki kontur tanah yang cukup curam dan berada di area yang rawan longsor. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan risiko bagi pengendara, terutama ketika kendaraan harus berpapasan di ruas jalan yang relatif sempit.
Baca Juga :Â OT Group dan Pemerintah Bantu Pemulihan Korban Gempa NTT
Warga menyebut pembatas jalan berbahan besi yang sebelumnya berada di lokasi telah roboh akibat tergerus longsor. Hingga kini, pembatas tersebut disebut belum diperbaiki selama kurang lebih empat tahun.
Ketiadaan pembatas jalan membuat kendaraan yang terlalu menepi berisiko terperosok ke sisi jurang.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan perbaikan terhadap kondisi jalan di kawasan tersebut.
Selain membangun pondasi penahan tanah, warga meminta pemasangan kembali pagar pengaman atau guardrail di sepanjang sisi jalan yang berbatasan langsung dengan jurang.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi.
Warga juga berharap riwayat kecelakaan di lokasi tersebut menjadi perhatian serius. Sebelum kecelakaan Gocar ini, kawasan yang sama disebut telah beberapa kali menjadi lokasi kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor.
Perbaikan infrastruktur dan pemasangan pembatas jalan dinilai mendesak untuk meningkatkan keselamatan pengguna Jalan Raya Cilebut, khususnya di sekitar Jembatan Dua, Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
(Adi Wirman)






![Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. [Foto: Istimewa] Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. [Foto: Istimewa]](https://rekam24.com/wp-content/uploads/2026/08/Gemini_Generated_Image_gkdbcfgkdbcfgkdb-300x178.jpg)

