Rekam24.com, Jakarta – Samsung kembali menghentak panggung gadget dunia lewat lini tablet kelas atas (flagship) terbarunya. Tepat pada akhir September 2026, raksasa teknologi asal Korea Selatan ini resmi memperkenalkan Galaxy Tab S12 Series untuk pasar global. Hadir dalam dua varian—yaitu Galaxy Tab S12 Plus dan Galaxy Tab S12 Ultra—lini ini membawa lompatan performa yang signifikan dibandingkan pendahulunya.
Kehadiran duo tablet gahar ini tidak hanya menawarkan pembaruan pada sisi desain yang kian ramping, melainkan juga menanamkan chipset generasi terbaru berbasis fabrikasi 3 nanometer (nm) serta dukungan kecerdasan buatan (Galaxy AI) yang semakin intuitif.
Bukan sekadar peremajaan tampilan, Samsung merombak sektor dapur pacu Galaxy Tab S12 Series. Kedua model kini ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 9500 (3nm). Keputusan mengadopsi prosesor ini terbukti mendongkrak performa perangkat secara drastis dibanding generasi Galaxy Tab S11.
Berdasarkan data pengujian internal Samsung, peningkatan efisiensi dan komputasi yang ditawarkan meliputi, pemrosesan NPU (AI), Meningkat drastis hingga 61%, performa CPU: Naik sebesar 19%, pengolahan Grafis (GPU): Lebih cepat 17%, peningkatan kemampuan NPU ini menjadi kunci utama dalam menjalankan berbagai pemrosesan fitur berbasis AI secara mulus di dalam perangkat tanpa menimbulkan kendala lagging.
Sebagai kasta tertinggi, Galaxy Tab S12 Ultra dirancang bagi pengguna yang membutuhkan kanvas kerja super luas dan performa tanpa kompromi. Tablet ini menyajikan visual memanjakan mata berkat panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 14,6 inci (resolusi 2.960 x 1.848 piksel) yang sudah mendukung refresh rate 120 Hz.
Guna mendukung efisiensi kerja di luar ruangan, layarnya dibekali tingkat kecerahan puncak (peak brightness) mencapai 1.600 nits lengkap dengan teknologi adaptif Vision Booster.
Baca Juga : Fokus Bebas Utang di 2027, Pemkab Bogor Kebut Pelunasan Proyek Rp48 Miliar Lewat APBD Perubahan
Spesifikasi Utama Galaxy Tab S12 Ultra, desain & Bobot: Ketebalan super tipis 5,1 mm dengan bobot 692 gram (Wi-Fi) / 695 gram (5G), sistem Memori: RAM 12 GB dipadukan penyimpanan internal 256 GB (masih bisa diperluas via MicroSD hingga 2 TB), kamera: Kamera belakang ganda (13 MP utama + 8 MP ultrawide) dan kamera depan ultrawide 12 MP untuk video call berkejelasan tinggi, Baterai & Daya: Berkapasitas gajah 11.600 mAh (fast charging 45W), sanggup bertahan hingga 23 jam pemakaian, fitur Pendukung: Sertifikasi tahan air/debu IP68, 3D Vapor Chamber generasi baru untuk pendinginan suhu, Quad Speaker (4-channel Spatial Audio), Wi-Fi 7, serta Bluetooth 6.0.
Mengikuti jejak varian Ultra, Galaxy Tab S12 Plus juga mendapatkan pembaruan menarik. Layarnya kini membentang 12,6 inci—jauh lebih lega jika dibandingkan dengan pendahulunya yang berukuran 11 inci. Menariknya, perluasan layar ini tidak membuat ukurannya membengkak secara drastis berkat pemangkasan rasio bezel yang jauh lebih tipis.
Keunggulan Varian Plus, Layar: Dynamic AMOLED 2X 12,6 inci (2.800 x 1.752 piksel), 120 Hz, kecerahan 1.600 nits, Bodi Ramping: Ketebalan hanya 5,3 mm dengan bobot ringan di kisaran 553–555 gram, Dapur Pacu &, Memori: Menggunakan MediaTek Dimensity 9500, RAM 12 GB, dan internal 256 GB (slot MicroSD up to 2 TB), Baterai: Kapasitas 10.600 mAh (fast charging 45W) dengan klaim daya tahan hingga 21 jam, Kamera & Suara: Kamera belakang 13 MP, kamera depan ultrawide 12 MP, serta peningkat kualitas audio Quad Speaker.
Baca Juga : Ombudsman Temukan Kartu Berobat Terpidana Korupsi Gula di Area Bangunan Mewah Lapas Cibinong
Samsung membekali kedua perangkat ini dengan sistem operasi Android 17 dilapisi antarmuka terbaru One UI 9. Paket penjualan sudah mencakup pena digital S Pen, yang sangat berguna untuk kebutuhan merancang sketsa, mencatat dokumen, maupun membuat anotasi secara instan.
Beberapa nilai tambah di sektor perangkat lunak meliputi, Fitur AI Canggih: Hadirnya Note Assist untuk menyarikan Catatan secara otomatis serta fitur Multi Window yang mampu menjalankan hingga tiga aplikasi secara berdampingan, Bonus Akses Premium: Pengguna berhak mendapatkan uji coba gratis selama 6 bulan untuk ekosistem Google AI Pro (termasuk akses penuh ke fitur Gemini dan Gemini Notebook), Dukungan Aplikasi Profesional: Kompatibel penuh dan menyediakan penawaran khusus untuk aplikasi populer seperti Adobe Photoshop, LumaFusion, Goodnotes, Notability, Notion, hingga Clip Studio Paint, Transformasi Mode Laptop: Tablet ini dapat dengan mudah diubah menjadi perangkat laptop-like jika dipadukan dengan aksesori opsional Pro Keyboard atau Book Cover Keyboard Slim.
Meski pihak Samsung global belum membeberkan nominal harga resminya secara terperinci, penjualan perdana untuk beberapa wilayah pasar internasional dipastikan mulai berjalan pada 7 Oktober 2026.
Bagaimana dengan ketersediaannya di Indonesia? Kabar baik bagi konsumen tanah air. Samsung Indonesia telah membuka program pre-order bertajuk Reservation+ yang berlangsung hingga 31 Oktober 2026.
Melalui program ini, konsumen hanya perlu membayar uang muka (deposit) sebesar Rp 300.000 untuk mengamankan unit, sekaligus mendapatkan keuntungan berupa potongan harga langsung (vouchernya) senilai Rp 1.500.000 saat proses pelunasan. Proses penukaran e-voucher akan dimulai pada 7 Oktober 2026, yang menandai awal mula kehadiran fisik tablet ini di pasar Indonesia.






