Rekam24.com, Bogor – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bogor memberlakukan manajemen beban listrik secara terbatas di sejumlah wilayah Bogor hari ini, Kamis (18/6/2026). Langkah darurat ini terpaksa diambil menyusul adanya gangguan teknis pada sistem pembangkit.
Staf Humas PLN Kota Bogor, Fajar Nugroho, menjelaskan bahwa gangguan tersebut menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik secara signifikan. Demi menjaga keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan agar tidak terjadi pemadaman total (blackout), manajemen beban pun harus diterapkan.
Proses manajemen beban atau pemadaman listrik berkala ini diperkirakan berlangsung selama kurang lebih 5 jam, mulai pukul 12.00 hingga 17.00 WIB (estimasi).
Baca Juga : Pengamat Soroti Mandeknya Revisi UU Pemilu, DPR Dinilai Abaikan Putusan MK
Daftar Wilayah yang Terdampak Pemadaman:
Jl. Sentul
Jl. Nanggewer
Jl. Raden Khanafiyah
Jl. Cimahpar
Jl. Sukaraja
Perumahan Bogor Raya Residence
Perumahan Griya Soka
Jl. Tanah Baru beserta Perumahan Tanah Baru
Jl. Tumenggung Wiradireja, serta wilayah sekitarnya.
Baca Juga : Lift Bermasalah, Dua Perempuan Terjebak di Hotel M-One Sukaraja
Fajar memastikan bahwa saat ini tim teknis di lapangan tengah bergerak cepat melakukan perbaikan pada sistem operasi pembangkit agar pasokan listrik bisa kembali normal.
“PLN terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit dan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan,” ujar Fajar.
Menyikapi situasi ini, masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk segera mengantisipasi pemadaman. Warga disarankan mengamankan perangkat elektronik yang sensitif serta menghemat penggunaan air bersih selama masa perbaikan berlangsung. (May)








